BEKAWAN.CO.ID, NAMANG – Menyongsong bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, SMA Negeri 1 Namang secara resmi membuka kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) pada Kamis (26/2/2026). Bertempat di Taman Literasi sekolah, kegiatan yang mengusung tema “Membangun Generasi yang Berilmu, Bertaqwa, dan Berdaya di Bulan Penuh Berkah” ini direncanakan berlangsung selama empat hari.
Hingga saat ini, rangkaian kegiatan telah berjalan selama dua hari dengan berbagai agenda keagamaan yang intensif. Para siswa terlibat aktif dalam pelaksanaan salat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, zikir, serta kajian Islami. Tidak hanya berfokus pada ibadah ritual, panitia juga menyelenggarakan berbagai perlombaan religius untuk memotivasi kreativitas dan semangat kompetisi positif antarsiswa.
Kajian Islami pada tahun ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya. Materi pertama disampaikan oleh perwakilan KUA Kecamatan Namang dengan topik “Ramadhan: Upgrade Diri Menuju Takwa”. Selanjutnya, Robi Permana, S.H. memaparkan materi mengenai “Meraih Keberkahan dengan Tilawah”, serta Nordianto, S.Kom., M.T.I. yang membawakan materi inspiratif bertajuk “Happy Being a Muslim” (Bahagia Menjadi Seorang Muslim).
Acara pembukaan diawali dengan sesi tilawah bersama yang diikuti oleh seluruh siswa kelas X, XI, dan XII. Suasana khidmat menyelimuti area sekolah saat ratusan siswa melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an secara serentak sebelum memulai aktivitas pembelajaran agama.
Kepala SMAN 1 Namang, Bapak Yakob P.W., S.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kemantapan spiritual. Beliau berharap kegiatan ini menjadi momentum bagi siswa untuk melakukan refleksi diri.
”Pesantren Kilat ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wadah bagi anak-anak kami untuk menanamkan nilai-nilai integritas dan kesabaran. Kami ingin lulusan SMAN 1 Namang tidak hanya unggul dalam nilai akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kokoh dan berdaya guna bagi masyarakat,” ujar Bapak Yakob P.W., S.Pd. di hadapan para peserta didik.
Ketua Panitia sekaligus Guru Pendidikan Agama Islam (PAI), Bapak Suprianto, S.Pd.I., menjelaskan bahwa tahun ini terdapat program khusus bagi siswa kelas XII, yakni target khataman Al-Qur’an 30 juz yang dibagi ke dalam enam rombongan belajar.
”Kami ingin memberikan bekal spiritual yang kuat bagi siswa kelas XII sebelum mereka menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Teknisnya, setiap kelas bertanggung jawab atas lima juz secara bergantian, sehingga secara kolektif kita dapat menyelesaikan 30 juz,” jelas Bapak Suprianto.
Senada dengan hal tersebut, Andini, salah satu siswi perwakilan kelas XII, mengungkapkan antusiasmenya. Menurutnya, pembagian target khataman per kelas membuat motivasi mengaji menjadi lebih tinggi.
”Awalnya saya mengira akan berat, tetapi karena dikoordinasi dengan baik, kegiatannya jadi terasa ringan dan seru. Ini momen berharga bagi kami untuk fokus beribadah sekaligus memperbaiki akhlak sebelum lulus,” ungkap Andini penuh semangat.
Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap para siswa dapat mengimplementasikan nilai-nilai moral yang luhur dalam kehidupan sehari-hari. Kedisiplinan yang dilatih selama empat hari ini diharapkan menjadi kebiasaan positif yang terus berlanjut bahkan setelah bulan Ramadhan usai.
Oleh : Fitri, S.Pd.
Guru Bahasa Indonesia SMAN 1 Namang
















