BEKAWAN.CO.ID, LUBUK BESAR – Sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Tengah kembali diperkuat melalui aksi nyata di lapangan. Pada Jumat (27/03/2026), Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, bersama Kajari Bangka Tengah, Abvianto Syaifulloh, memimpin langsung aksi gotong royong bersih pantai di kawasan wisata Tanjung Berikat, Desa Batu Beriga.
Kegiatan yang melibatkan Forkopimda, OPD terkait, organisasi Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD), dan perangkat desa ini bertujuan untuk mengimplementasikan Program ASRI (Aman, Serasi, Resik, dan Indah) yang menjadi visi Presiden RI, Prabowo Subianto.
Dalam wawancaranya, Kajari Bangka Tengah, Abvianto Syaifulloh, menegaskan bahwa Kejaksaan tidak hanya fokus pada fungsi hukum, tetapi juga peduli terhadap kelestarian lingkungan dan kenyamanan masyarakat.
”Kegiatan hari ini adalah kolaborasi yang diinisiasi oleh Ibu Ketua IAD untuk menindaklanjuti program Presiden Prabowo, yaitu program ASRI. Fokus utama kita adalah pengelolaan sampah demi meningkatkan potensi daerah di Kabupaten Bangka Tengah,” ujar Abvianto.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran pihak Kejaksaan di Desa Beriga merupakan bentuk dukungan moral bagi pemerintah daerah.
”Kami mendukung penuh apa yang menjadi kebijakan Pak Bupati. Yang terpenting bagi kami adalah masyarakat Desa Beriga bisa hidup dengan nyaman dan bersih,” tambahnya.
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, mengapresiasi langkah cepat Kejari yang memprakarsai kegiatan ini. Namun, ia juga melontarkan curahan hati terkait kendala pengembangan Pantai Tanjung Berikat yang saat ini statusnya masih masuk dalam Kawasan Hutan Lindung.
”Lokasi ini sangat indah, tapi statusnya hutan lindung menjadi kendala kami untuk membangun infrastruktur lebih lanjut. Bahkan, Pak Kades tadi sempat bercerita bahwa warga takut memungut iuran kebersihan karena khawatir dianggap pungli,” ungkap Algafry.
Bupati berharap dengan hadirnya Kajari dan jajaran penegak hukum di lokasi, ada pemahaman bersama yang bisa membantu desa dalam mengelola potensi wisatanya secara legal dan aman.
“Kami sangat senang karena teman-teman IAD Bangka Tengah yang dipimpin Ibu Retna Abvianto dapat hadir di sini. Kita juga dapat bergotong royong melakukan kegiatan bersih-bersih sebagaimana disampaikan Pak Kajari. Kegiatan ini merupakan salah satu program Presiden yang disampaikan saat rakor di Hambalang beberapa waktu lalu,” ungkap Algafry.
Sebagai bentuk dukungan sarana, dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis berupa tong sampah kepada Pemdes Batu Beriga oleh Bupati, Kajari, dan Ketua IAD.
Acara ditutup dengan aksi menyisir sampah di sepanjang garis pantai oleh seluruh peserta kegiatan. Suasana kebersamaan semakin terasa saat rombongan melanjutkan rangkaian acara ini dengan makan siang bersama dan melaksanakan ibadah salat Jumat berjamaah bersama warga Desa Batu Beriga.*





















