BEKAWAN.CO.ID, NAMANG — Polres Bangka Tengah melalui Tim Inafis Satreskrim bersama Polsek Namang bergerak cepat menangani penemuan potongan tulang tengkorak yang diduga kerangka manusia di areal perkebunan kelapa sawit Dusun Tanah Merah, Desa Baskara Bhakti, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 11.15 WIB.
Kapolres Bangka Tengah AKBP Dr. I Gede Nyoman Bratasena, S.I.K., M.I.K. mengatakan, setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Namang langsung berkoordinasi dengan Satreskrim dan Tim Inafis untuk mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan langkah-langkah kepolisian.
“Begitu informasi diterima, personel Polsek Namang bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Bangka Tengah segera mendatangi TKP, melakukan status quo, olah TKP, serta mengamankan temuan tulang untuk kepentingan penyelidikan,” ujar Kapolres.
Di lokasi kejadian, petugas menemukan satu buah tengkorak kepala manusia beserta beberapa potongan tulang lainnya yang berada di sekitar areal perkebunan. Selain itu, turut ditemukan satu lembar celana pendek berwarna merah marun di dekat lokasi penemuan tengkorak. Seluruh temuan tersebut kemudian diamankan oleh petugas sebagai barang bukti.
Kapolres menjelaskan, Tim Inafis Polres Bangka Tengah langsung melakukan olah TKP secara menyeluruh, pengumpulan bahan keterangan, serta pemeriksaan awal terhadap saksi-saksi di lokasi kejadian. Selanjutnya, potongan tulang yang ditemukan dibawa ke RSUD Abu Hanifah Bangka Tengah untuk dilakukan visum oleh dokter forensik.
“Dari hasil visum awal, tulang yang ditemukan dipastikan merupakan tulang manusia dan diperkirakan telah berada di lokasi lebih dari dua tahun. Saat ini kami masih menunggu pendalaman lebih lanjut melalui proses penyelidikan,” jelas Kapolres.
Berdasarkan keterangan sementara dari pihak keluarga dan saksi, kerangka tersebut diduga berkaitan dengan seorang warga yang dilaporkan hilang sejak tahun 2023. Namun demikian, Kapolres menegaskan bahwa kepolisian tetap mengedepankan proses ilmiah dan penyelidikan profesional untuk memastikan identitas secara pasti.
“Kami tidak berspekulasi. Identifikasi dilakukan secara bertahap melalui keterangan saksi, barang bukti, serta hasil pemeriksaan forensik. Semua akan kami pastikan berdasarkan fakta dan prosedur yang berlaku,” tegasnya.
Saat ini, Polres Bangka Tengah masih melanjutkan proses penyelidikan, melengkapi administrasi penyidikan, serta berkoordinasi dengan pihak keluarga guna memastikan identitas kerangka manusia tersebut.*

















