Example floating
Example floating
    Bangka Tengah

    Pasca Banjir, Pemdes Perlang Salurkan Bantuan Sembako untuk 40 KK Terdampak

    ×

    Pasca Banjir, Pemdes Perlang Salurkan Bantuan Sembako untuk 40 KK Terdampak

    Sebarkan artikel ini
    Example 468x60

    BEKAWAN.CO.ID, LUBUK BESAR – Pemerintah Desa Perlang bergerak cepat dalam menangani warga terdampak bencana banjir. Berdasarkan hasil pendataan terbaru, sebanyak 40 Kepala Keluarga (KK) di Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, telah menerima bantuan logistik pasca musibah luapan air tersebut.

    Kepala Desa Perlang, Yani Basaroni, turun langsung menyambangi warga yang tersebar di RT 17, 23, dan 24 untuk menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan kebutuhan pangan lainnya pada Jumat (09/01/2026).

    Example 300x600

    “Bantuan ini merupakan sinergi antara Pemerintah Desa Perlang melalui BUMDes, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, serta Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” ujar Yani Basaroni di sela-sela kegiatannya.

    Meskipun hujan dilaporkan mulai reda sekira pukul 17.00 WIB, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa beberapa warga khususnya di RT 24 masih belum bisa menempati rumah mereka. Hal ini dikarenakan peralatan rumah tangga yang masih basah dan terendam air.

    “Untuk sementara, warga di RT 24 kita evakuasi ke rumah tetangga dan kerabat terdekat karena kondisi di dalam rumah belum memungkinkan untuk ditempati,” jelas Kades yang akrab disapa Ronny tersebut.

    Bantuan susulan disiapkan, Selain bahan pangan, kebutuhan mendesak warga saat ini adalah alas tidur. Banyak kasur milik warga yang rusak akibat terendam air banjir. Terkait hal ini, pihak Pemerintah Desa telah berkoordinasi dengan instansi terkait di tingkat kabupaten.

    “Kami sudah melaporkan kebutuhan kasur darurat ke Disospmd Bangka Tengah. Saat ini statusnya sedang diproses dan bantuan tersebut akan menyusul dalam waktu dekat,” tambahnya.

    Mengingat cuaca yang masih fluktuatif, Yani Basaroni mengimbau seluruh masyarakat Desa Perlang untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang tinggal di bantaran sungai Dusun Nadi.

    “Jika debit air sungai kembali naik, kami minta warga segera mencari tempat yang lebih aman dan segera melapor ke ketua RT setempat agar proses evakuasi bisa dilakukan sedini mungkin,” pungkasnya. *

      Example 120x600

      Tinggalkan Balasan

      Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *