Example floating
Example floating
Bangka Tengah

Dinas PUTR Bangka Tengah Tinjau Lokasi Banjir di Tepekong Koba

×

Dinas PUTR Bangka Tengah Tinjau Lokasi Banjir di Tepekong Koba

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BEKAWAN.CO.ID,, BANGKA TENGAH- Warga sekitar jalan soekarno hatta, Kelurahan Koba mengeluhkan adanya banjir kecil atau genangan air disekitaran wilayah Tepekong (tempat ibadah konghucu) hingga alur jalan sokekarno hata.

Sucin (45) misalnya, warga Koba itu mengeluhkan banyaknya alat elektronik yang sudah rusak akibat banjir yang ada di dekat drainase sepanjang jalan sokekarno hata Koba.

Example 300x600

“Kulkas ku 3 rusaknya, terus juga stop kontak, TV. Ada hujan dikit banjir hujan dikit banjir. Ini drainasenya gak jalan, ” tukasnya.

Disisi lain, Ketua DPRD Bangka Tengah Batianus juga menyoroti keluhan tersebut. Ia bahkan meminta agar dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Bangka Tengah (DPUTR Bateng) segera mengecek keluhan masyarakat tersebut.

“Koba saja banjir, gimana yang lain. Apalagi itu ruas jalan nasional. Harus segera dicek. Kenapa bisa banjir tersebut. Apakah ada penyempitan drainase atau apa, ” tegasnya.

Menjawab hal tersebut, Kepala Dinas PUTR Fani Hendra Saputra segera ke lokasi dan meninjau masalah banjir yang dikeluhkan oleh masyarakat.

“Kami mendapatkan laporan dari Ketua DPRD dan Komisi II tentang banjir di Kelurahan Koba. Dan saat ke lokasi memang kami menemukan adanya penyempitan drainase karen bangunan yang dibangun melebihi seharusnya, ” jelasnya.

“Harus ada kajian lagi untuk itu karena perbaikan drainase ini harus ada pengembalian drainase yang artinya harus dinormalisasi kembali ukurannya. Termasuk nanti ada pembangunan ko trol box, ” tambahnya.

Kepala Dinas asal Palembang itu juga menyebutkan, pihaknya sudah meminta pihak kelurahan untuk melakukan pendekatan ke pemilik lahan agar tak ada masalah jika harus dilaksanakan pembongkaran dan normalisasi drainase.

“Kami sudah sampaikan ke pemilik warung bahwa akan ada pembongkaran, namun ternyata pemiliknya bukan yang buka warung dan bangunannya milik orang lain yang mana orangnya di Jakarta. Jadi kami meminta pihak kelurhanan untuk pendekatan sebelum adanya normalisasi, ” jelasnyanya.

Mantan kepala disperkimhub itu juga mengungkakapkan, jika Februari awal sudah dilakukan pembersihan drainase bersama dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) wilayah Bangka Belitung (Babel).

“Kami dari februari kemarin sudah lakukan langkah pencegahan bersama BPJN seperti crosing sungai dan pembersihan drainase. Namun memang ada beberapa penyempitan drainase di beberapa ruas jalan nasional seperti di jalan soekarno hata dengan Tepekong ini, ” ungkapnya.

Pihaknya akan seger memperbaiki dan menormalisasi drainase tersebut ditahun 2026 ini jika disetujui oleh Bupati dan DPRD terkait anggaran.

“Kalau bisa dimasukan di anggaran sekarang sesuai arahan Ketua DPRD Alhamdulillah, kalau tidak bisa kami usahakan di ABT (Anggaran Belanja Tambahan) di 2026 ini, ” tukasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *