Begal Tewas Ditembak Mati Polisi di Pangkalpinang

0
Share

BEKAWAN.CO.ID, PANGKALPINANG – Wahyu Adiputra alias Armew (21) pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan begal ditembak polisi.

Pelaku yang juga residivis itu ditembak polisi karena melakukan penyerangan saat akan ditangkap.

“Pelaku meninggal dunia saat dilarikan ke rumah sakit,” jelas Kasat Reskrim Polresta Pangkalpinang, Kompol Evry Susanto saat dikonfirmasi awak Bekawan.co.id, Selasa (9/5/2023) di Pangkalpinang.

Kompol Evry menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat tim 1 dan tim 2 Jatanras Polresta Pangkalpinang melakukan penggerebekan di salah satu rumah di wilayah Kota Pangkalpinang pada Minggu (7/5/2023) sekitar pukul 15.00 WIB.

“Anggota melakukan penggerebekan di rumah tersebut dan melihat ada 4 orang sedang bersantai di dalam rumah. Namun satu orang yang diduga pelaku melarikan diri, lalu anggota melakukan pengejaran,” tutur Kasat.

Tim Buser Naga Polresta Pangkalpinang melakukan pengejaran terhadap yang pelaku. Polisi pun sempat memberikan 3 kali tembakan peringatan. Namun tembakan tersebut tak diindahkan pelaku yang sudah sangat meresahkan warga itu.

“Saat pelaku hendak diamankan sempat terjadi perlawanan. Anggota Tim Buser Naga sempat memegang kaki kiri pelaku dengan tangan kirinya kemudian pelaku berbalik arah mencabut pisau carter yang ada di pinggangnya menusuk ke arah anggota,” tegasnya.

Dalam peristiwa itu anggota kepolisian berhasil menghindari perlawanan pelaku. “Kemudian anggota Tim Buser Naga dengan keadaan membela diri melepaskan tembakan ke pelaku dan mengenai tubuh pelaku sebelah kiri,” tambahnya.

“Usai terkapar, pelaku dibawa ke Rumah Sakit Umum Kota Pangkalpinang untuk dilakukan pemeriksaan, pelaku sudah meninggal dunia dan nyawanya tidak tertolong,” timpanya.

Kompol Evry juga menjelaskan jika pelaku terkenal sangat lihai dalam melakukan aksi kejahatan di sejumlah lokasi di wilayah Pangkalpinang, Bangka Belitung.

Aksi terakhir sebelum ditembak mati polisi pelaku melakukan pencurian sepeda motor milik korban Riduwan. Pencurian kendaraan bermotor Yamaha Mio Soul GT itu terjadi di Jl. Yos Sudarso Kel. Pasir Garam Kecamatan Pangkalbalam kota Pangkalpinang.

“Selain dikenal licin dan meresahkan masyarakat, pelaku juga merupakan residivis kasus yang sama (dua kali masuk penjara),” ucapnya.

Lanjut Kasat, peristiwa begal yang dilakukan pelaku tersebut terjadi di kawasan Jalan Lintas Timur Kota Pangkalpinang. Saat itu, pelaku merampas satu unit sepeda motor merk mio M3 warna hitam milik korban.

“Jadi motor yang dirampas milik korban itu digunakan pelaku untuk beraksi dan motor itu berhasil kita temukan saat menangkap pelaku,” ujarnya.

Dalam ungkap kasus itu turut diamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor merk Mio Soul GT warna abu-abu, satu unit sepeda motor merk Yamaha Mio Soul warna hijau dan satu unit sepeda motor merk mio M3 warna hitam serta satu buah pisau karter warna merah.

Atas kejadian pihak keluarga menerima kejadian tersebut dan meminta untuk tidak melakukan otopsi pada tubuh korban.

Reporter : Putri Anggun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *