Cegah Stunting, TP-PKK Desa Namang Gelar Lomba Menu Sehat dengan Memanfaatkan Pangan Sekitar Sawah

0
Share

Bekawan.co.id, Namang – Pemerintah Desa Namang bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Namang menggelar Lomba Menu Sehat dengan memanfaatkan pangan sekitar sawah dan sungai di Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah.

Kepala Desa Namang, Zaiwan mengatakan kegiatan yang dilaksanakan ini salah satu program ketahanan pangan yang ada di desa.

“Alhamdulillah, ini merupakan bentuk dorongan agar masyarakat Desa Namang bisa mengkonsumsi 4 sehat 5 sempurna,” ungkapnya kepada Bekawan.co.id, Kamis (16/1/2/2023).

“Dapat kita lihat, bagaimana antusias warga dan ibu- ibu semua yang telah ikut, apalagi saat menyantap nasi beras baru yakni beras cerang anak madu namang,” lanjutnya.

Dia katakan, bahwa di sekitar persawahan ini ada banyak yang bisa dimanfaatkan baik itu hewani maupun nabatinya.

“Dengan mengkonsumsi makanan-makanan yang bergizi, apalagi hasil dari kebun sawah dan sungai langsung yang sudah terjamin kualitasnya, bisa menjadi upaya pencegahan stunting secara optimal di desanya,” terangnya.

Selain itu juga, Zaiwan mengajak ibu-ibu rumah tangga yang ada di desa Namang untuk bercocok tanam dengan memanfaatkan lahan yang ada.

“Ibu-ibu bisa bertanam sayur-sayuran, buah-buahan, padi, umbi-umbian dan bisa membudidayakan ikan, karena dengan dilakukannya ini bisa memenuhi kebutuhan keluarga tanpa harus membeli lagi di luar,” jelasnya.

Ia pun menambahkan, akan membantu warga dari ketahanan pangan ini dengan memberikan bantuan bibit ayam, ikan serta madu nantinya.

“Kita terus berupaya agar masyarakat di desa namang ini bisa mandiri kedepannya, dengan memanfaatkan segala potensi yang ada disini,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Desa Namang, Yulianti menyampaikan rasa terimakasih atas support dan partisipasi masyarakat desa namang dalam kegiatan kali ini.

“Lomba yang dilaksanakan ini kami juga menyiapkan hadiah untuk para pemenang,” ujarnya.

“Kita semua berharap dengan adanya kegiatan semacam ini bisa membantu khususnya masyarakat desa namang dan kedepannya bisa dilaksanakan kembali,” harapnya. (Robie)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *