BEKAWAN.CO.ID, NAMANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bangka Tengah bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Prov. Bangka Belitung turun langsung lakukan peninjauan ke Jembatan di Desa Jelutung, Kecamatan Namang, yang mengalami longsor akibat curah hujan yang tinggi, Minggu (4/1/2025).
Meski diguyur hujan, Dinas Pupr Bangka Tengah bersama tim BWS tetap melanjutkan peninjauan tersebut, guna melakukan perbaikan segera mungkin.
Fani Hendra Saputra, selaku Kepala Dinas PUPR Bateng mengatakan, akan segera menindaklanjuti laporan yang kami dari masyarakat.
”Alhamdulillah, hari ini kami sudah melakukan pengecekan terkait jembatan penghubung yang ada di Desa Jelutung, bersama dengan Balai Wilayah Sungai Babel,” ujarnya.
Dari hasil pantauan mereka, memang longsor yang terjadi tersebut disebabkan oleh curah hujan yang tinggi beberapa hari ini, sehingga debit air besar dan menghantam dinding jembatan.
“Insya Allah akan segera dilakukan perbaikan dengan pembangunan talud pada dinding jembatan tersebut, sama-sama kita bergotong royong,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman pun turut prihatin kondisi jembatan tersebut.
”Perlu segera dilakukan dengan penanganan talud pada dinding jembatan tersebut,” ucapnya saat dikonfirmasi Bekawan.co.id.
”Akan segera di perbaiki,” lanjutnya.
Selain itu, Kepala Desa Jelutung, Syahril mengungkapkan bahwa jembatan tersebut penghubung yang sering digunakan masyarakat, baik itu para petani hingga nelayan.
”Jembatan ini satu-satunya jembatan yang bisa dilewati oleh warga kami, khususnya para petani dan para nelayan,” ungkapnya.
Ia berharap, jembatan ini segera dilakukan perbaikan, jikalau tidak maka jembatan ini akan putus, dan akan berdampak pada ekonomi masyarakat. (Rp)

















