BEKAWAN.CO.ID, PANGKALAN BARU – SD STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung (Lab. School Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung) menyelenggarakan kegiatan Malam Bina Iman dan Takwa (MABIT) sebagai langkah strategis memperkuat persiapan mental dan spiritual siswa. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan sekolah yang beralamat di Kompleks Perguruan Muhammadiyah, Jalan KH Ahmad Dahlan, Mangkol, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah.
Kegiatan yang berlangsung selama satu hari satu malam ini dijadwalkan secara rutin setiap dua minggu sekali, dimulai dari Jumat sore hingga Sabtu sore. Program ini akan terus berlanjut hingga menjelang pelaksanaan ujian munaqosyah dan tahfidz.
Sasaran utama kegiatan MABIT adalah seluruh siswa kelas IV, V, dan VI yang tengah bersiap menghadapi ujian tahfidz Juz 30, 29, dan Juz 1, serta khusus bagi siswa kelas V yang akan mengikuti ujian munaqosyah.
Kepala SD STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung, Bunda Sutina, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan instrumen penting dalam pembentukan karakter siswa. “Kegiatan MABIT sangat positif dan perlu dilaksanakan secara berkelanjutan karena mampu memperkuat karakter religius siswa, meningkatkan kesiapan spiritual, serta membentuk mental yang lebih percaya diri dalam menghadapi ujian munaqosyah dan tahfidz,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan dan pengarahan dari para guru (Ibunda dan Ramanda), dilanjutkan dengan ibadah salat wajib berjamaah, tadarus bersama, hingga agenda inti yakni murajaah. Dalam sesi murajaah, siswa didampingi langsung oleh guru halaqah masing-masing untuk memantapkan hafalan surah, hadis, doa harian, serta bacaan salat.
Tak hanya fokus pada aspek kognitif, aspek spiritualitas siswa juga diasah melalui salat qiyamul lail dan dhuha berjamaah. Untuk menjaga kebugaran fisik, para peserta juga mengikuti senam sehat pada Sabtu pagi. Seluruh rangkaian kegiatan ini diawasi dan didampingi penuh oleh seluruh jajaran guru SD STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung.
Antusiasme juga datang dari salah satu peserta, Nazwa Natasya. Ia mengaku merasa lebih siap secara batiniah setelah mengikuti program ini. “Kegiatan MABIT sangat menyenangkan dan bermanfaat karena saya dapat mengulang hafalan bersama teman-teman. Saya belajar lebih fokus, serta merasa lebih tenang dan percaya diri untuk menghadapi ujian nanti,” ungkapnya.
Melalui program MABIT ini, sekolah berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kemandirian, tanggung jawab, dan kedalaman spiritual yang kokoh sebagai bekal masa depan mereka.
Oleh : Inge Oktafianti
Guru SD STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung (Lab. School Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung)

















