BEKAWAN.CO.ID, BANGKA TENGAH – Sepanjang Tahun 2025, Pemadaman dan Penyelamatan Kabupaten Bangka Tengah mencatat 168 kejadian yang terjadi.
Data tersebut disampaikan oleh Kasi Pencegahan Damkar Bangka Tengah, Yasir Arafat. Ia menyebutkan rescue menjadi paling dominan yang dilakukan oleh pihaknya, tercatat 145 kejadian.
”Kami mencatat sebanyak 168 kejadian yang terjadi, diantaranya itu 145 Rescue, kebakaran bangunan induk, industri dan rumah sebanyak 7, Karhutla 13 dan 3 kebakaran lainnya,” ungkapnya.
ia mengatakan, rescue memang paling banyak pihaknya lakukan sepanjang 2025 ini.
”Kami banyak menerima laporan rescue, seperti adanya ular di rumah, tawon, hingga hewan berbahaya lainnya,” ucapnya.
Yasir pun menjelaskan, untuk kebakaran hutan terjadi penurunan dibandingkan pada tahun sebelumnya.
”Karhutla ini tidak begitu banyak jika dibandingkan pada tahun sebelumnya, dan wilayah dominan yang terjadi itu di kecamatan Koba,” jelasnya lagi.
Ia mengungkapkan, bahwa di tahun 2025 ini memang dipicu oleh kondisi cuaca yang tidak memungkinkan, salah satunya curah hujan tinggi di akhir tahun 2025.
Meskipun begitu, pihaknya terus menghimbau kepada masyarakat untuk terus antisipasi.
”Meski, kebakaran terjadi penurunan, kami tetap mengimbau kepada warga untuk antisipasi, apalagi di rumah, bisa saja terjadi kebakaran akibat konslet listrik ataupun akibat gas Elpiji, terus waspada,” pungkasnya. *

















