KOBA, BANGKA TENGAH – Keprihatinan terhadap kondisi lingkungan kembali menjadi perhatian. Kelurahan Berok, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Linmas, bersama warga melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan tumpukan sampah yang berserakan di sepanjang Jalan Pasar Lama dan Bozem Kelurahan Berok, tepatnya di kawasan belakang Pasar Modern Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan gotong royong tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya mengembalikan kondisi kawasan agar lebih bersih dan nyaman bagi masyarakat yang melintas.
Dalam kegiatan tersebut, petugas dan warga terlihat mengangkut berbagai jenis sampah yang menumpuk di pinggir jalan. Sampah yang ditemukan didominasi kantong plastik, kemasan makanan, botol, hingga sampah rumah tangga lainnya.
Ironisnya, lokasi tersebut sebenarnya telah dilengkapi dengan papan imbauan yang secara tegas melarang masyarakat membuang sampah sembarangan. Namun, masih ditemukan banyak sampah yang diduga sengaja dibuang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Kondisi tersebut tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan, seperti bau tidak sedap, menjadi tempat berkembangnya berbagai penyakit, serta menyumbat saluran air apabila sampah terbawa saat hujan.
Ketua RT 011, Puja Kesuma, menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kondisi lingkungan di wilayah tersebut.
“Kami melakukan gotong royong ini karena melihat kondisi sampah yang sudah cukup banyak dan mengganggu lingkungan. Padahal sudah ada imbauan agar tidak membuang sampah di lokasi ini,” ujar Puja Kesuma.
Ia berharap setelah dilakukan pembersihan, masyarakat dapat bersama-sama menjaga kawasan tersebut agar tidak kembali menjadi tempat pembuangan sampah.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang melintas maupun berada di sekitar kawasan ini, agar tidak lagi membuang sampah sembarangan. Mari kita jaga kebersihan ini bersama-sama. Kalau sudah dibersihkan, jangan sampai besok atau lusa kembali dipenuhi sampah,” tegasnya.
Puja juga menekankan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau perangkat kelurahan, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat.
Kegiatan gotong royong ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran warga bahwa kebersihan lingkungan harus dimulai dari perilaku sederhana, yakni membuang sampah pada tempatnya. (BKW)



















