11 Orang di Kecamatan Toboali Resmi Berseragam Pengawas Pemilu

0
Share

Bekawan.co.id, Bangka Selatan – Belasan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) tingkat Kelurahan atau Desa yang ada di Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan (Basel) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dilantik pada Minggu (5/2) kemarin.

Sedikitnya ada 11 orang yang dilantik dari tiga kelurahan dan delapan desa di Kecamatan dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Basel itu. Seperti disampaikan Ketua Panwascam Toboali Samhir.

“Total 11 orang panwaslu tingkat desa dan kelurahan yang dilantik sebagai bagian dari persiapan pemilu serentak 2024. Setelah dilantik mereka akan diberikan bimtek ihwal tahapan pemilu seperti verifikasi faktual, pemuktahiran data dan pencegahan politik uang,” ujar Samhir.

Dengan pembinaan teknis tersebut, dia berharap para panwaslu kelurahan dan desa ini dapat mengetahui apa saja yang menjadi tugas pokok dan wewenang yang akan dilakukan. Pada saat di lapangan dari saat ini hingga Pemilu serentak tahun 2024 nanti.

“Melaui bimtek ini saya harapa anggota panwaslu tidak bingung lagi dalam menjalankan tugas sesuai peraturan undang-undang. Namun saya optimis mereka sepenuhnya sudah siap mengawasi jalanya pesta demokrasi serentak di tahun 2024 mendatang,” sambungnya.

Sementara Ketua Bawaslu Basel Azhari meminta panwaslu kelurahan dan desa yang baru saja dilantik dapat bekerja secara maksimal dan profesional dalam mengawasi jalannya pemilu serentak tahun 2024. Apalagi mereka telah resmi menjadi pengawas pemilu.

“Pesan saya hanya satu, bekerja lah secara profesional dan maksimal. Terhitung mulai hari ini mereka sudah dapat bekerja, dengan tahapan saat ini. Kalian harus siap mengawal pemilu di Basel khususnya di kampung mereka masing-masing,” pintanya.

“Jangan pernah sekalipun melanggar integritas, karena penting dan harus dijaga. Kawan yang baru saja dilantik mulai hari ini dapat menjaga pola hubungan atau tidak sembarangan berbicara dengan aktor politik. Sebab ini menyangkut tentang netralitas dan keadilan,” terangnya.(hanxiao)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *