BEKAWAN.CO.ID, PANGKALPINANG – Tambang timah ponton isap produksi (PIP) hantam Pesisir Pantai Tanjung Bunga, Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung.
Terlihat jarak ponton dari bibir pantai begitu dekat, hanya beberapa meter
Ponton-ponton itu jaraknya saling berdekatan satu dengan yang lainnya.
Pantauan Senin (19/1/2026) pagi, ponton tambang itu bergoyang-goyang dihantam gelombang yang cukup kencang.
Tampak warna air laut Pantai Tanjung Bunga keruh, ke arah kecoklatan seperti bercampur lumpur.
Saat disapu ombak ke tepi pantai, warnanya semakin terlihat jelas, tak jernih lagi.
”Pantai ini jadi kotor dan keruh,” kata Renal warga yang berada di tepi Pantai Tanjung Bunga.
Sebenarnya, kondisi serupa juga dialami Pantai Pasir Padi, yang berdampingan dengan Pantai Tanjung Bunga.
Dua pantai ini sama-sama berada di Kota Pangkalpinang, yang disebut tak memiliki wilayah pertambangan.
Namun, dua kawasan ini menjadi sasaran dampak tambang yang disebut Wali Kota Pangkalpinang beberapa waktu lalu, berada di wilayah Sampur, Kabupaten Bangka Tengah.
Sementara mengenai ponton tambang di pesisir Tanjung Bunga masuk IUP PT Timah atau tidak, belum ada keterangan lebih lanjut.
Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Babel Reskiansyah saat dihubungi, belum memberikan jawaban. (Cyber Group)

















