BEKAWAN.CO.ID, BANGKA TENGAH – Kehadiran Pos TNI AL di Koba, Kabupaten Bangka Tengah, bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan simbol nyata sinergi yang kuat antara TNI Angkatan Laut dan Pemerintah Daerah dalam menjaga kedaulatan serta keamanan wilayah perairan.
Sejarah berdirinya pos ini memiliki catatan historis yang memperlihatkan dedikasi para tokoh dalam memperkuat kehadiran negara di wilayah pesisir Bangka Tengah.
Prakarsa dan Langkah Awal
Ide pendirian Pos TNI AL Koba bermula pada tahun 2015 atas prakarsa Sertu TNI AL Ahmad Fikri, yang kala itu menjabat sebagai Komandan Pos TNI AL Tanjung Berikat. Inisiatif tersebut mendapatkan dukungan penuh dari Danlanal Babel saat itu, mendiang Kolonel Laut (P) Hendra Kusuma.
Sebagai langkah konkret, permohonan resmi diajukan kepada Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah.
Kala itu, dukungan komunikasi terjalin saat kursi Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Bangka Tengah dijabat oleh Drs. Sunardi, yang juga merupakan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Realisasi Pembangunan
Semangat untuk memperkuat pertahanan dan keamanan wilayah Koba kemudian diwujudkan melalui eksekusi pembangunan yang direalisasikan pada masa kepemimpinan Bapak Ibnu Saleh selaku Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bangka Tengah.
Proses pembangunan dimulai pada awal tahun 2015 dan diselesaikan tepat pada bulan Mei 2015. Sejak saat itu, Pos TNI AL Koba resmi beroperasi dan menjadi elemen vital dalam menjaga stabilitas keamanan laut, sekaligus memfasilitasi koordinasi antara pihak militer dan masyarakat di Kabupaten Bangka Tengah.
Hingga kini, berdirinya Pos TNI AL Koba tetap dikenang sebagai bukti keberhasilan kolaborasi lintas sektoral demi kepentingan masyarakat luas dan kedaulatan wilayah di Bumi Selawang Segantang.


















