BEKAWAN.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN sukses menyelenggarakan Pertemuan Nasional Puncak Pembinaan Akademi Keluarga Indonesia (AKI) Tahun 2026. Kegiatan strategis yang bertujuan memperkuat ketahanan keluarga serta meningkatkan kualitas generasi muda di seluruh Indonesia ini berlangsung pada 27—30 Oktober 2026 di Auditorium BKKBN, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Rangkaian kegiatan nasional tersebut diawali dengan pembekalan materi “Empat Pilar Akademi Keluarga Indonesia” secara daring via _Zoom Meeting_ pada 21–22 Oktober 2026. SMAN 1 Namang, Kabupaten Bangka Tengah, menjadi satu-satunya sekolah perwakilan dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang meloloskan utusannya dalam forum ini. Utusan tersebut terdiri atas guru Bimbingan dan Konseling (BK) Rini Triany, S.Pd. selaku mentor pendidik, serta dua siswa, yakni Hafizah dan Melsen.
Puncak acara yang digelar secara luring di Jakarta dihadiri langsung oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd. Forum ini mempertemukan para pendidik, mentor, dan perwakilan peserta dari berbagai daerah untuk saling berbagi pengalaman serta memperluas wawasan seputar pembangunan keluarga.
Kepala SMAN 1 Namang, Yakob P.W., S.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas pencapaian para utusan sekolah di tingkat nasional. Ia menegaskan bahwa pihak sekolah mendukung penuh implementasi hasil pembinaan tersebut demi mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki karakter kuat berlandaskan ketahanan keluarga.
Senada dengan hal itu, Rini Triany, S.Pd. menekankan pentingnya peran keluarga sebagai lingkungan utama pembentukan karakter anak. Menurutnya, berbagai permasalahan yang dihadapi remaja di sekolah tidak terlepas dari dinamika pengasuhan dan komunikasi di dalam rumah. Berangkat dari pemahaman tersebut, SMAN 1 Namang berkomitmen mengintegrasikan nilai-nilai ketahanan keluarga ke dalam layanan BK serta memperkuat edukasi remaja melalui Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) Flamboyan dan Sekolah Siaga Kependudukan
Sementara itu, Melsen mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam kegiatan ini memberikan banyak wawasan baru mengenai pentingnya komunikasi yang sehat dalam keluarga. Pengalaman tersebut memotivasinya untuk mengedukasi serta mengajak rekan-rekan sebaya di sekolah agar lebih peduli terhadap ketahanan keluarga dan perencanaan masa depan melalui wadah PIK-R.
Fitri, S.Pd. – Guru bahasa Indonesia SMAN 1 Namang




















