Banyak Anak Pegang Balon di Mapolsek Airgegas, Ada yang Ulang Tahun?

0
Share

Bekawan.co.id, Bangka Selatan – Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Airgegas pimpinan AKP Yandrie C Akip terlihat ramai dipenuhi anak-anak pada Rabu (1/3) pagi. Puluhan anak terlihat masing-masing memegang erat balon dengan ragam warna dan rupa. Wajah anak-anak itu terlihat semringah.

Bahkan, bingkisan ciri khas saat pesta ulang tahun juga terlihat di hadapan masing-masing anak, di atas meja panjang saat mereka berada di sebuah ruangan yang berada di Mapolsek Airgegas tersebut. Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Airgegas AKP Yandrie C Akip menjelaskan tentang hal tersebut.

Yandrie berujar, seizin Kapolres Basel AKBP Joko Isnawan itu ialah kegiatan kunjungan dari TK Amalah dari Desa Sidoharjo. Dengan menggunakan dua unit kendaraan bus, puluhan anak ini diajak berkunjung ke Polsek Airgegas didampingi oleh dewan guru dan para orang tuanya masing-masing.

Mantan Kapolsek Lubukbesar, Polres Bangka Tengah itu berkata, kunjungan ini diinisiasi lembaga pendidikan yang menaungi agar anak mengetahui sejak dini tentang institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Selaku pimpinan, Yandrie memimpin barisan paling depan mensosialisasikan hal itu.

“Hari ini kita kedatangan anak-anak TK Amalah Sidoharjo di mana dilakukan untuk memperkenalkan institusi Polri kepada mereka. Jadi tadi saya dengan Ibu-ibu Bhayangkari Ranting Airgegas memberikan pelbagai macam hal tentang Polri,” ujar Kapolsek Airgegas AKP Yandrie C Akip kepada wartawan.

Ditambahkan Yandrie, edukasi tentang Polri ini juga melibatkan para personel. Sembari mengajak anak-anak melihat seluruh halaman luar dan dalam mapolsek, mereka diberikan wawasan dan pengetahuan ilmu pemolisian agar terciptanya kesan bahwa polisi untuk tidak ditakuti, justru sahabat anak.

“Kesan selama ini polisi ditakuti anak, ini yang harus ditanamkan sejak dini bahwa polisi adalah sahabat anak dan sahabat semuanya. Pada kesempatan ini kami juga tanamkan rasa cinta Tanah Air berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 sejak dini. Insya allah akan terpupuk jiwa nasionalismenya,” kata dia.

Yandrie berharap, dengan ada edukasi tersebut, nilai-nilai positif pada diri anak-anak akan tertanam seperti jiwa pelindung, pelayanan dan pengayom. Baik itu untuk diri sendiri dan secara luas dapat diimplementasikan di lingkungan masyarakat ketika nantinya mereka sudah tumbuh besar.(hanxiao)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *