Gi Ngerua, Kegiatan Inovatif ala DLH Basel dalam Membersihkan Lingkungan

0
Share

Bekawan.co.id, Bangka Selatan – Inovasi menarik dan gebrakan-gebrakan yang baik untuk menjaga lingkungan kota agar selalu bersih terus dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DL) Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pimpinan Hefi Nuranda.

Terbaru, pada Rabu (15/3) kemarin ada kegiatan Gi Ngerua yang dilaksanakan DLH Basel bersama Pemerintah Kecamatan Toboali dan tiga kelurahan serta sejumlah sekolah. Bupati Basel Riza Herdavid melalui Kadis LH Hefi Nuranda kemudian menjelaskan apa itu Gi Ngerua pada Jumat (17/3) pagi.

Gi Ngerua memiliki arti Gerakan Kite Ngeberse Sampah Nyambut Puasa. Ini lebih jelasnya adalah gerakan bersama membersihkan sampah menjelang momentum bulan suci Ramadan 1444 H. Selain membersihkan sampah, juga untuk meningkatkan kesadaran pada masyarakat dalam hal kebersihan.

“Intinya giat Gi Ngerua meningkatkan kesadaran masyarakat tentang arti pentingnya kebersihan di pertamanan kota yang sehat. Lalu memberdayakan masyarakat agar selalu jaga kebersihan kota serta ruang terbuka hijau,” ujar Kadis LH Basel Hefi Nuranda saat dimintai konfirmasi wartawan.

Selain itu, tujuan lain dari kegiatan ini di dalam pelaksanaannya, agar sampah ini dapat dimemanfaatkan sebagai barang yang bernilai ekonomis apabila memahami cara pengolahannya. Pada kegiatan Gi Ngerua ini, pada dasarnya sudah dilaksanakan sejak Senin (13/3) lalu hingga Jumat (17/3) hari ini.

“Sebenarnya untuk kegiatan Gi Ngerua ini sudah berlangsung sejak Senin lalu sampai hari ini. Sedangkan untuk titik lokasi bersih-bersih berbeda-beda. Hari pertama di TPS RSUD Basel dan jalan samping TPST Gadung. Hari kedua di depan Al Mawaddah dan depan Kantor Lurah Teladan lama,” sambung Hefi.

“Hari Rabu kemarin itu di Jalan Ampera ujung, kemarin di Jalan Tebing Panjang dan Jalan Bidang Kelinci dan hari ini di titik lokasi jalan Simpang Pemakaman Tionghoa sampai dengan SMAN 1 dan Gang Kapuk. Selain bersihkan sampah, kami juga pangkas dahan pohon yang ada di sekitar Jalan Teladan,” ujarnya.

Dia harap melalui kegiatan ini, wilayah perkotaan akan semakin bersih serta keselamatan pengendara dapat terjaga dengan tidak adanya lagi dahan pohon yang masuk ke badan jalan. Hefi bilang, tidak menutup kemungkinan kegiatan Gi Ngerua oleh DLH Basel akan terus dilanjutkan secara terus menerus.

“Saya kira kegiatan ini sangat bagus dan efektif untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar mereka. Untuk itu kemungkinan kegiatan Gi Ngerua ini akan kita lanjutkan secara berkelanjutan tidak hanya menyambut bulan puasa saja,” ungkapnya.(hanxiao)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *