BEKAWAN.CO.ID, NAMANG — SMA Negeri 1 Namang menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Griyaan Peningkatan Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 7—8 Oktober 2026. Kegiatan yang difokuskan pada penguatan motivasi, tata kelola keuangan, integrasi kurikulum anti narkoba, serta pembentukan disiplin kerja berbasis kebahagiaan ini diikuti oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan SMAN 1 Namang.
Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yudi Suhasri, S.Sos. Dalam sambutannya, Yudi Suhasri menyampaikan bahwa kehadiran Dinas Pendidikan bertujuan untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan demi kelancaran proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan iklim yang saling mendukung, saling memberi sumbang saran, serta berkolaborasi antarpihak guna meningkatkan mutu pendidikan. Beliau juga menyoroti kondisi ketersediaan guru yang belum sebanding dengan kebutuhan lapangan, sehingga hal ini menjadi beban bersama yang harus diselesaikan secara bergotong royong.
Senada dengan pembukaan tersebut, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (Kabid GTK) Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Harun, S.Pd., juga memberikan pemaparan materi mengenai penguatan peran pendidik. Harun menekankan pentingnya pembentukan iklim kerja yang saling mendukung dan terbuka terhadap kolaborasi antarpihak guna memastikan mutu pembelajaran tetap terjaga optimal di tengah berbagai tantangan pemenuhan kebutuhan guru di lapangan.
Kepala SMAN 1 Namang, Yakob P.W., S.Pd., menaruh harapan besar terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Beliau berharap agar para pendidik dan tenaga kependidikan dapat lebih memahami aturan-aturan yang berlaku dalam pengelolaan keuangan, organisasi, kepegawaian, hingga administrasi sekolah. Selain itu, beliau menekankan pentingnya menciptakan rasa bahagia dan nyaman bagi para pegawai dalam menjalankan tugasnya sebagai pelayan masyarakat. Dengan meningkatnya kompetensi profesional dan sosial, pendidik diharapkan mampu menjawab tantangan zaman dalam mencetak generasi yang tangguh demi mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Dukungan positif juga datang dari para peserta. Salah seorang pendidik SMAN 1 Namang, Biyuti Komalasari, S.Pd., mengungkapkan harapannya agar materi yang diperoleh selama pelatihan dapat diimplementasikan secara nyata dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari, sehingga mampu meningkatkan kinerjanya sebagai pendidik yang profesional dan berdedikasi.
Pada sesi materi hari pertama, peserta mendapatkan pembekalan intensif dari berbagai narasumber yang kompeten di bidangnya. Sesi materi tata kelola keuangan disampaikan langsung oleh Inspektur Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Imam Kusnadi, S.E., M.A.B. Kemudian, sesi motivasi diisi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Wahyudi Himawan, S.Si., M.T. Rangkaian kegiatan hari pertama ditutup dengan penyampaian materi Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) oleh Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN, Feni Januarti, S.E.
(Fitri, S.Pd. – Guru Bahasa Indonesia SMAN 1 Namang)

















