BRIN Bersama Komisi VII DPR-RI Gelar Literasi Digitalisasi di Bangka Tengah

0
Share

BEKAWAN.CO.ID, KOBA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Komisi VII DPR-RI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung lakukan pelatihan Literasi Digitalisasi peningkatan kapasitas pengguna riset dan inovasi untuk masyarakat, di Koba, Kabupaten Bangka Tengah, pada Kamis (28/9/2022).

Koordinator Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, Zulfan Adrinaldi mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pengguna riset dan inovasi di era digital saat ini.

Dikatakannya, segala bentuk informasi yang kita butuhkan saat ini sangat gampang untuk kita ketahui, bahkan rata-rata semua orang sudah memiliki akses masing-masing, salah satunya melalui handphone.

“Di era digital saat ini telah menunjukkan bahwa digitalisasi telah memberikan akses dan kemudahaan yang banyak diantaranya itu terbukanya akses informasi, ilmu pengetahuan, dan lainnya,” ujarnya.

Namun demikian, dengan kondisi tersebut tentu ada banyak persepsi dan tantangan yang harus kita hadapi.

“Maka dari itu, menjadi sangat penting bagaimana cara kuta menggunakan teknologi tersebut dengan bijak, serta mempresepsikannya apakah hal tersebut bisa memberikan dampak yang baik atau malah sebaliknya,” terangnya.

Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR-RI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bambang Patijaya mengatakan kegiatan ini salah satu bentuk kerjasama kita bersama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memberikan edukasi di era digitalisasi saat ini.

“Perlu diketahui bahwa tantangan teknologi saat ini sangat luar biasa, ada banyak platform E-commerce digital yang sudah hadir di Indonesia,” ucapnya.

Dia melanjutkan, dalam bidang teknologi, khususnya informasi dan komunikasi, literasi digital ini juga berkaitan dengan kemampuan penggunanya.

“Digital memberikan wadah bagi setiap orang. Namun, kemampuan untuk menggunakan teknologi sebijak mungkin itu harus selalu kita jaga,” jelas BPJ.

BPJ sapaan akrabnya berharap, pelatihan ini dapat memberikan edukasi dalam meningkatkan kapasitas pengguna riset dan inovasi dalam meningkatkan SDM khususnya di Kabupaten Bangka Tengah.

“Kami berharap melalui pelatihan riset dan inovasi ini, kita semua dapat mengimplementasikannya sebaik mungkin di lingkungan masyarakat kita,” ucapnya. (Robie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *