Danlanal Ziarah & Gelar Upacara Tabur Bunga, Peringati HDS 2023

0
Share

Bekawan.co.id, PANGKALPINANG – Puluhan personel Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bangka Belitung (Babel) mengikuti Upacara Tabur Bunga memperingati Hari Dharma Samudra (HDS) tahun 2023 pada Rabu (18/1) pagi di Geladak KRI Karotang-872 yang bersandar di Pelabuhan Pangkalbalam.

Upacara prosesi tabur bunga tersebut, tampak dipimipin langsung Danlanal Babel Kolonel Laut (P) Deni Indra Murdiyanto, didampingi Ketua Cabang 4 Korcab lll DJA 1 Ny Dian Deni Indra. Danlanal Babel Deni Indra menuturkan, upacara tabur bunga ini rangkaian dari acara Hari Dharma Samudera 2023.

Karena sebelumnya, dia bersama para perwira dan staf melaksanakan ziarah secara hikmat di Taman makam Pahlawan (TMP) Sungailiat Kabupaten Bangka untuk mengenang jasa para pahlawan. Sementara, Danlanal Deni menjelaskan maksud dan tujuan dari pada upacara tabur bungan di laut ini.

“Jadi 60 tahun yang lalu satu peristiwa di Laut Arafuru menjadi lukisan tinta emas dalam lembar sejarah perjalanan Bangsa Indonesia. Putra-putra bumi pertiwi gugur dalam keberanian yang tak terbayangkan dengan kapal yang jauh lebih kecil dari Armada Belanda,” ujar Danlanal Babel Deni Indra.

“Mereka sama sekali tak mengecilkan semangat patriotisme tak gentar untuk melawan Armada Belanda. Dengan lantang Komodor Yos Sudarso berseru ‘Kobarkan Semangat pertempuran’ satu petik yang membakar semangat perlawanan prajurit RI Macan Tutul,” ungkap Deni Indra Murdiyanto.

Meskipun tahu peluang berhasil hampir mustahil, tapi mereka terus bertempur dan menolak untuk menyerah. Hari Dharma Samudra pada hakikatnya merupakan wujud penghormatan kepada para pahlawan pejuang dan Tokoh TNI AL yang telah membaktikan jiwa raganya.

Bahkan merelakan hidupnya demi kejayaan Bangsa dan Negara dalam berbagai peristiwa pertempuran laut yang terjadi untuk mempertahankan NKRI hingga kemerdekaan diproklamasikan. Peristiwa itu adalah teladan sempurna dari sikap kesatria.

“Semangat patriotisme jiwa korsa kerelaan berkorban dan perjuangan tanpa pamrih para pahlawan-pahlawan Samudera. Nilai-nilai kepahlawanan dan perjuangan itu harus terus diabadikan dalam setiap hati sanubari prajurit jalasena dan diwariskan kepada generasi penerus bangsa,” kata dia.(Hanxiao)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *