Habiskan Dana Setengah Miliar, Ini yang Dilakukan Bidang Pelaksanaan Pembangunan Keposang Tahun 2022

0
Share

Bekawan.co.id, Bangka Selatan – Bidang pelaksanaan pembangunan desa Pemerintah Desa (Pemdes) Keposang Kecamatan Toboali melaksanakan sejumlah kegiatan tahun 2022 dengan lima subbidang di dalamnya. Dari perencanaan Rp 786.364.690, realisasi anggaran terserap Rp 564.706.237.

Dan presentase capaian sebesar 71,81 persen, sisa anggaran Rp 221.658.453. Adapun subbidang yang ada di dalam bidang pelaksanaan pembangunan desa pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan tata ruang. Serta kawasan pemukiman dan terakhir perhubungan, komunikasi dan informatika.

Hal ini disampaikan langsung Kades Keposang Kenny Edwardi. Kata Kades Keposang Kenny Edwardi, untuk subbidang pendidikan dengan rencana anggaran Rp 329.733.500, dana yang digunakan terealisasi senilai Rp 290.211.700. Kemudian persentase capaian sebesar 88,01 persen.

“Untuk lebih rinci di dalam subbidang ini ada poin pertama mata anggaran penyelenggaraan PAUD, TK, TPA, TKA, TPQ milik desa dengan objek pengadaan pakaian, honor dan lainnya. Kemudian menghabiskan dana sekitar 290.211.700 dari rencana anggaran 329.733.500,” katanya, Senin (13/2).

“Persentase capaian mata anggaran ini tersisa sebesar 39.521.800 atau kalau dipersentasekan 88,01 persen. Dalam mata anggaran ini, ada dua kegiatan, pertama tambahan penghasilan guru PAUD, TK, TPA, TKA, TPQ dan guru ngaji 264.400.000. Penyelenggaraan PAUD, TK 1.492.200,” tambahnya.

Untuk di mata anggaran pembangunan, rehabilitasi, peningkatan, pengadaan sarana prasarana PAUD, TK, TPA, TPQ terserap Rp 18.319.500 dengan satu objek di dalamnya. Adalah peningkatan sarana dan prasarana PAUD sebesar Rp 18.319.500. Serta di mata anggaran yang ketiga pengelolaan perpustakaan.

“Jadi pada mata anggaran ketiga untuk subbidang ini adalah pengelolaan perpustakaan milik desa. Ada pelbagai pengadaan yang kita lakukan mulai dari buku, honor dan taman baca yang mana menghabiskan anggaran sekitar 6 juta dengan persentase capaian 89,85 persen,” sambung Kades.

Selanjutnya pada subbidang kesehatan ada lima mata anggaran yang berjalan dan dilaksanakan di tahun 2022 serta menelan dana senilai Rp 122.986.750. Kata kades, subbidang kesehatan itu terdiri dari lima mata anggaran seperti penyelenggaraan pos pelayanan terpadu (Posyandu) Rp 3.743.000.

“Pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil, balita dan lansia 14.378.500, insentif kader kesehatan desa 63 juta, desa siaga kesehatan 28.270.500. Dan prasarana posyandu 13.594.750. Selanjutnya itu subbidang pekerjaan umum, penataan ruang yang menelan dana sekitar 113.475.000,” ungkapnya.

“Di dalam subbidang ini ada satu mata anggaran, pertama pemeliharaan drainase dan pembersihan bahu jalan desa 42.125.000. Lalu pada subbidang kawasan pemukiman serta terakhir subbidang perhubungan, komunikasi yaitu satu mata anggaran pengadaan plang dan nomor rumah 35.630.000,” pungkasnya.(hanxiao)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *