BEKAWAN.CO.ID, PANGKALPINANG — Langkah nyata demi masa depan anak desa. Kepala Desa Perlang, Yani Basaroni, turun langsung “jemput bola” ke dua kampus besar di Babel, Jumat 12/09/2026. Tujuannya satu daftarkan 3 pemuda pemudi kurang mampu agar bisa kuliah lewat jalur KIP Kuliah dan beasiswa internal.
Dua kampus yang disambangi Yani Basaroni alias Ronie adalah Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung dan Universitas Pertiba. Ia tak hanya titip nama, tapi duduk berdiskusi langsung dengan pihak kampus.
“Kami konsultasi sekaligus daftarkan 3 anak warga yang semangatnya luar biasa. Rencananya 1 anak ambil Pariwisata di Unmuh Babel, 2 lainnya Hukum dan Ekonomi di Pertiba,” kata Ronie usai kunjungan.
Usai tahap awal ini, Pemdes Perlang langsung tancap gas. Tim desa akan bantu lengkapi semua berkas administrasi agar pendaftaran tak terhambat biaya maupun prosedur.
“Beberapa dokumen penunjang harus segera beres. Kami yang bantu urus supaya anak-anak bisa fokus belajar, bukan pusing administrasi,” tegasnya.
Ronie juga menyampaikan terima kasih ke Unmuh Babel dan Pertiba. Menurutnya, keterbukaan kampus membuka jalan lebar bagi anak daerah berprestasi tapi terkendala ekonomi.
“Beberapa tahun terakhir, anak Perlang sudah banyak yang lolos KIP Kuliah dan beasiswa kampus. Terima kasih sudah bantu wujudkan mimpi mereka jadi sarjana. Harapannya, lulus nanti bisa mandiri dan pulang membangun desa,” ujarnya.
Ajakan ke Seluruh Kades Bangka Tengah
Sebagai Ketua DPC APDESI Bangka Tengah, Ronie melempar tantangan ke rekan sesama Kades: jangan tunggu, jemput langsung anak potensial di desa masing-masing.
“Ayo para Kades se-Bangka Tengah, mari kita jemput bola. Datang ke kampus, tanya program beasiswa, daftarkan anak yang mau kuliah tapi terkendala biaya. Ini tugas kita bersama mencerdaskan anak bangsa dari desa,” pungkasnya optimis. (Robie)


















