Kemenpan RB Ganjar Nilai 3,01 untuk Indeks SPBE di Basel

0
Share

Bekawan.co.id, Bangka Selatan -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kembali meraih predikat baik dalam implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tahun 2022.

Predikat ini diraih setelah Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) merilis keputusan tentang hasil pemantauan dan evaluasi hasil SPBE instansi pemerintah dan pemerintah daerah se-Indonesia.

Indeks SPBE yang diperoleh kabupaten pimpinan Riza Herdavid dan Debby Vita Dewi sebesar 3,01 poin. Mengacu pada data yang dirilis, indeks SPBE Basel meraih peringkat tertinggi kedua setelah Belitung.

Bupati Basel Riza Herdavid melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Yuri didampingi Kabid e-Goverment Yopi mengucapkan rasa syukur dan apresiasi seluruh pihak yang telah bersinergi dalam capaian tersebut.

Dengan mengimplementasikan penyelenggaraan sistem pemerintahan dan pelayanan publik berbasis elektronik di pelbagai lini pelayanan publik.

“Seizin pimpinan, kita menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang terus berkolaborasi dan bersinergi mengimplementasikan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik berbasis elektronik,” kata Yopi kepada wartawan, Sabtu (4/2) petang.

‘Ini semua tidak terlepas dari semangat kita dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel sekaligus pelayanan publik yang semakin mudah, murah dan responsif,” sambung Yopi.

Yopi menambahkan goal implementasi SPBE adalah pelayanan publik yang semakin cepat, tepat dan responsif. Pendekatan pola pelayanan yang dilakukan juga sudah harus bergeser ke pola jemput bola.

Tentu saja semuanya dimulai dengan memastikan penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik dan teknologi informasi. Saat ini Pemkab Basel terus mengembangkan inovasi pelayanan publik berbasis teknologi informasi.

“Jadi pemerintah kabupaten terus fokus kembangkan inovasi pelayan publik berbasis teknologi informasi seperti SI TEPUS, RJB on android, Perpustakaan Digital dan beragam layanan digital lainnya. Ini semua bertujuan agar pelayanan publik yang dilaksanakan semakin prima,” jelasnya.(hanxiao/kominfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *