“Kubangan” Kerbau Ditengah Jalan Panang Perlang Hambat Pelayanan Posyandu dan Anak Sekolah, Bupati Sudah Perintahkan Dinas PU Segera Perbaiki

0
Share

Bekawan.co.id, Bangka Tengah – Lapor, jalan menuju pemukiman terisolir Panang Dusun Sadap Desa Perlang Kecamatan Lubuk Besar seperti “Kubangan” Kerbau.

ketua RT 22 Panang Desa Perlang, Rokin menyebut puluhan tahun lingkungan Panang ini terisolir. Jika hujan jalan berlumpur, kering berdebu.

“Apakah para pejabat tidak pernah ke Panang,” tanya Rokin.

Rokin mengaku miris saat hujan, pengendara sepeda motor kesulitan melalui jalan yang berlumpur. Pengendara harus berekstra hati-hati, agar tidak jatuh.

“Kasian liat warga nganter anaknya ke Sekolah di Dusun Sadap. Tidak sedikit diantara mereka yang terjatuh, terperosok demi mencari ilmu,” ungkapnya.

“Jalannya berlumpur seperti kubangan kerbau, parah,” timpal Rokin.

Selain anak sekolah terganggu, pelayanan Posyandu ke Panang juga terhambat. Kader Posyandu merupakan warga Sadap, mereka harus menempuh gedung Posyandu melewati jalan kubangan Kerbau tersebut.

“Akses jalan ini menentukan kecerdasan dan kesehatan anak Panang. Kalau jalan rusak, otomatis menghambat tumbuh kembang anak,” ulasnya

Dinas PU Bangka Tengah dalam hal ini yang membidangi jalan coba turun kelapangan, lihat kondisi jalan dan tolong carikan solusi.

“Kami ini masyarakat Bangka Tengah berbatasan dengan Bangka Selatan. Tolong Dinas PU Bangka Tengah dilihat, di tinjau dan dicarikan solusi terkait jalan ini,” pinta Rokin.

Kades Perlang, Yani Basaroni membenarkan bahwa jalan menuju pemukiman Panang itu rusak parah, sepantasnya dilakukan rehab hingga pengaspalan.

“Saya sudah hubungi Pak Bupati Algafry, beliau sudah perintah Dinas PU Bateng untuk segera melakukan Rehabilitasi jalan tersebut,” ujar pria yang biasa di sapa Ronie Arabel ini.

Ronie juga mencoba menghubungi kepala Dinas PU Bateng, Rahmat. Menurutnya, Informasi ini juga sudah di sampaikan ke kepala bidangnya, Agus untuk segera ditindaklanjuti.

“Saya sudah sampaikan ke Pak Rahmat dan Pak Agus, agar segera tindaklanjuti laporan warga berpuluh puluh tahun ini,” tegas Ronie.

Alat berat Dinas PU Bateng berada di Dusun Nadi sedang melakukan rehabilitasi jalan kebun. Ronie juga meminta agar di bawa ke Panang melakukan Rehabilitasi jalan pemukiman tersebut. Namun, pihak Dinas PU Bateng akan membawa alat tersebut ke Desa lain, menurut mereka ada jalan yang juga rusak parah.

“Karena jarak Nadi sama Panang tidak jauh dan masih satu Desa, saya coba minta ke Bupati dan Bupati minta ke Dinas PU segera ditindaklanjuti,” pungkasnya (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *