Makasih Santri & Mama Papah Periode Desember telah Diumumkan, Ini Pemenangnya

0
Share

Bekawan.co.id, Bangka Selatan – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) berhasil meraih terbaik satu dengan poin 563 dalam lomba inovasi Mari Kita Bersih-bersih Seputaran Kantor Sendiri (Makasih Santri) yang diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Rabu (1/2).

Sementara itu, terbaik dua diraih Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bangka Selatan (Basel) dengan poin 560. Disusul Kantor Kementerian Agama (Kemenag) yang meraih terbaik tiga dengan poin 558 dalam lomba kebersihan kantor pada periode bulan Desember 2022 lalu.

Sedangkan penghargaan (award) pada program Mari Menabung dengan Bank Sampah (Mama Papah) di Bank Sampah De el Ha, Rustam dari Humas Setda Pemkab Basel berhasil meraih sebagai nasabah teraktif pertama. Dia mendapatkan penghargaan itu karena rajin menabung pada Bank Sampah.

Rustam setiap Jumat selalu menabung dengan total saldo sekitar Rp 141.790. Disusul Ela dari Disdikbud dengan total saldo Rp 537.100 rajin menabung dua Jumat sekali dan Marisa dari Bakuda dengan saldo sebesar Rp 300.050 dan menabung dua Jumat sekali. Seperti disampaikan Kepala DLH Hefi Nuranda.

“Jadi para pemenang dua kategori baik lomba kebersihan kantor dengan nama Makasih Santri dan nasabah bank sampah teraktif disingkat Mama Papah telah diumumkan kemarin. Piagam penghargaan sudah diberikan kemarin langsung oleh Pak Sekda Eddy Supriadi di depan kantor bupati,” ungkap Hefi.

Khusus pada lomba kebersihan, Dinas LH memberikan piala bergilir sebagai bentuk apresiasi tambahan untuk OPD yang telah menjaga kebersihan kantor selain piagam penghargaan. Penilaian telah dilakukan pada tanggal 4 Januari kemarin. Namun memang untuk piala bergilir dan piagam baru diserahkan.

“Ini merupakan wujud dari terjemahan program Pak Bupati untuk menjaga lingkungan kantor bersih dan menjaga kebersihan juga di wilayah kita dari sampah-sampah melalui program bank sampah. Kemudian kita susun melalui inovasi makasih santri dan mama papah,” sambung Hefi Nuranda.

Mantan kepala Dinas Pariwisata Basel itu menambahkan, bahwa tujuan daripada inovasi ini untuk mendorong para pegawai di lingkungan Pemkab Basel untuk menjaga lingkungan kantor agar lebih bersih. Sehingga kawasan lingkungan kerja kerje menjadi lebih bersih dan nyaman untuk di tempati.

“Target kita ke depan paling tidak desa sekolah-sekolah juga ada lomba kebersihan, karena di sekolah ada juga adiwiyata. Laling tidak semua orang bergerak dari mulai dinas, masyarakat juga bergerak punya tanggung jawab untuk menjaga lingkungannya masing-masing dari sampah,” katanya.(hanxiao)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *