Sektor Industri Makanan jadi Penyumbang Investasi Tertinggi di Kota Pangkalpinang

0
Share

Sektor Industri Makanan jadi Penyumbang Investasi Tertinggi di Kota Pangkalpinang

Bekawan.co.id, Pangkalpinang — Pemerintah Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung terus berupaya mendorong kemudahan berusaha dan investasi untuk peningkatan kontribusi terhadap perekonomian.

Caranya melalui program kemudahan mendapatkan perizinan usaha secara Online Single Submission atau OSS.

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil mengatakan, upaya kemudahan berusaha melalui pelayanan perizinan dan penanaman modal dalam memberikan kemudahan berusaha dan ber investasi telah mendapat catatan positif.

Di mana catatan itu diberikan langsung oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.

“Catatan positif tersebut meliputi layanan helpdesk yang dimiliki Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker),” kata dia kepada Bekawan.co.id, Senin (27/3/2023), kemarin.

Molen juga memaparkan, layanan help desk itu sendiri membantu menyelesaikan permasalahan terkait aplikasi perizinan melalui sistem OSS. Melalui aplikasi OSS, pendaftaran perizinan usaha menjadi lebih mudah, efisien, hemat waktu dan tenaga.

Tak hanya itu diklaim lebih cepat, transparan, dan dapat memantau perkembangan proses perizinan secara dalam jaringan (Daring) alias online.

Tak hanya itu, pemerintah kota juga memiliki tenaga teknis yang cukup dalam mendukung pelayanan perizinan. Capaian positif lainnya adalah telah tersedianya media pengaduan dan konsultasi perizinan.

Serta telah tersedianya perencanaan atau pembangunan infrastruktur atas potensi daerah. Hal itu termuat dalam peta potensi dan peluang penanaman modal serta berpedoman pada Rencana Umum Penanaman Modal Daerah (RUPMD).

“Imbasnya pertumbuhan investasi di Kota Pangkalpinang menunjukkan adanya peningkatan,” beber Molen.

Diakui dia, ada beberapa sektor investasi yang mendorong pertumbuhan ekonomi Pangkalpinang, terutama pada industri produk makanan. Pada Tahun 2022 dengan hadirnya Richeese Factory turut menambah semaraknya gerai makanan di Kota Pangkalpinang.

Gerai makanan dengan kategori restoran, baik usaha besar, menengah dan kecil merupakan penyumbang investasi tertinggi dengan total Rp61 miliar.

Sepanjang tahun 2022 total realisasi investasi di Kota Pangkalpinang berdasarkan Lembaga Kegiatan Modal (LKPM) periode Januari hingga Desember 2022 mencapai Rp479.675.000.000. Hal ini tentunya mengalami peningkatan sebesar Rp438.147.000.000 dari tahun 2021 yang hanya sebesar Rp41.528.000.000.

“Dengan berbagai dinamika pembangunan sepanjang tahun 2022, pertumbuhan ekonomi mencapai 6,21 persen, dengan kontribusi utama ada sektor perdagangan 25,71 persen, industri pengolahan 18,35 persen dan konstruksi 10,60 persen,” ucapnya.
Meskipun begitu kata Molen, berdasarkan izin terbit usaha juga menunjukkan adanya peningkatan dari tahun sebelumnya. Di mana pada tahun 2021 hanya ada sebanyak 4.197 izin terbit usaha yang dikeluarkan.

Sedangkan pada tahun 2022 bertambah menjadi 1.626 dan mencapai 5.823 izin terbit usaha. Dengan jenis usaha tertinggi adalah di sektor perdagangan.

“Saya berharap program yang dilakukan selama lima tahun terakhir dapat bermanfaat. Serta memberikan dampak positif dan memajukan Kota Pangkalpinang lebih baik lagi,” kata Molen.

Reporter : Anggun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *