Tanggapan Kades, Ihwal Banyak Pemain Voli Putri Berbakat Lahir di Desanya

0
Share

Bekawan.co.id, Bangka Selatan – Sebuah desa yang berada di Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dikenal sebagai daerah pencetak pemain voli hebat, berbakat dan berprestasi khususnya dari nomor putri. Desa tersebut bernama Irat.

Sudah banyak pemain voli putri yang mengharumkan nama desa, kabupaten bahkan provinsi dalam turnamen bola voli. Terbaru, Tim Voli Putri Desa Irat berhasil menjadi kampiun setelah berhasil mengentaskan perlawanan sengit dari tuan rumah Desa Airgegas, dalam turnamen antar desa se Basel.

Meski sempat tertinggal 1-0 pada laga pertama, kehebatan Tim Voli Irat tidak terbendung pada dua laga berikutnya. Ya, mereka berhasil membalikkan skor menjadi 1-2 dalam turnamen terbuka bertajuk Kades Airgegas Cup I. Raihan ini membuat Kepala Desa Irat Suratno turut bersuka cita, senang dan bangga.

Ketika dikonfirmasi pada Senin (13/2) pagi, Suratno mengungkapkan bahwa selama ini pemerintah desa selalu memberikan dukungan maksimal bagi putra-putri daerah di desanya dalam dunia olahraga bola voli. Bahkan di sana, gelanggang olahraga (GOR) telah berdiri guna mendukung olahraga voli.

“Kalau dari kami pemerintah desa terus mendukung kegiatan olahraga khusus cabang olahraga voli. Alhamdulillah di desa kami sudah didirikan gor bantuan dari provinsi beberapa tahun kemarin. Setiap ada turnamen baik itu antar desa, kabupaten, provinsi dan nasional kami selalu mendukung,” ungkapnya.

“Sudah banyak pemain dari Irat sedari kecil sudah berkompetisi membawa nama daerah. Karena rutinitas latihan terus dilaksanakan, kalau pelatih, kami menggunakan dari lokal asli Desa Irat, walaupun memang pelatih lokal kita ini juga sudah sering membawa tim voli provinsi ke event nasional,” tambahnya.

Saat ini, di Desa Irat punya tiga tim voli. Dua tim putri dan satu tim putra. Porsi latihan yang diberikan kepada pemain menyesuaikan waktu anak-anak yang mana saat ini sebagian dari mereka sudah menempuh pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) bahkan beberapa ada yang sudah bekerja.

“Kalau latihan biasanya dilakukan pada malam hari karena anak-anak ini sudah ada yang bekerja, dan sebagian masih sekolah SMA, walaupun siang hari juga ada latihan bersama digelar. Kalau prestasi yang diraih Tim Irat sudah banyak. Selain di Airgegas ini, tahun kemarin juara satu se Babel,” katanya.

“Bahkan dalam turnamen yang digelar di Sungailiat tahun kemarin itu empat predikat yang diraih Irat. Tosser terbaik, pemain muda terbaik, pemain terbaik dan lainnya. Alhamdulillah ini adalah prestasi yang cukup luar biasa kami persembahkan untuk masyarakat Basel dan Irat sendiri khususnya,” ujarnya.

Meski prestasi voli putri moncer, Kades mengakui bahwa dari nomor putra kurang berprestasi di dunia olahraga beregu tersebut. Padahal, porsi latihan yang diberikan pelatih sudah maksimal dengan intensitas rutin setiap harinya. Bukan karena tidak diperhatikan, tetapi keinginan kuat yang belum terpupuk.

“Memang untuk putra kita cukup lemah dan saya mengakui hal itu. Mungkin karena mereka gengsi, kadang tidak mau ikut kata pelatih, padahal dari segi perhatian kita sudah berikan porsi yang sama. Untuk itu saya berharap kepada anak-anak putra Irat ayo kita bersama membesarkan voli desa kita,” ujarnya.(hanxiao)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *