Tujuh Unit Motor di Hutan Bakau Ludes Terbakar, Diduga Dibakar Orang Tidak Dikenal

0
Share

BEKAWAN.CO.ID, BANGKA TENGAH – Sebanyak 7 unit sepeda motor ludes terbakar tersisa hanya kerangka dan abu saja.

Kejadian tersebut bermula saat warga sedang parkir di sekitaran Hutan Bakau yang berada di tengah antara Desa Belilik dan Desa Baskara Bakti, Kecamatan Namang, Bangka Tengah, pada Rabu (5/7/2023) kemarin sore.

Andri (24) asal Desa Beluluk, salah satu pemilik motor tersebut mengaku kejadian tersebut diduga dibakar oleh Orang Tidak Dikenal (OTD).

Saat dikonfirmasi, pada Kamis (6/7/2023), Andi mengatakan kejadian itu bermula ketika dia bersama dengan teman-teman hendak memasang bubu kepiting di kawasan hutan bakau tersebut.

“Sekitar jam setengah 4 sore itu kami datang, soalnya mau ngerakit bubu kepiting,” katanya.

Andri mengungkapkan, bahwa dia bersama teman-temannnya yang berasal dari Desa Beluluk dan Desa Jeruk tersebut memang sudah sering memasang bubu tersebut di lokasi itu.

“Kalau lokasi parkir motor kami itu lumayan cukup jauh dari jalan aspal dan sekitar 4 kilometer,” katanya.

Sedangkan jarak parkir dengan tempat bubu kami sekira jalan kaki ada 300 meter.

Tak lama berselang, dia dan teman-temannya mendengar beberapa kali suara letupan yang diduga adalah suara letupan ban motor.

“Saat itu kami udah curiga, soalnya setalah beberapa kali suara letupan itu, ada kayak suara motor RX-King atau Force 1, intinya suara motor tak yang ngebut dan kayak buru-buru,” terangnya.

Dia katakan, mereka awalnya memang agak curiga dan akhirnya ada suara letupan yang cukup keras membuat mereka bergegas menghampiri motor mereka.

“Karena kaget tadi, kami buru-buru balik ke motor kami sekitar jam setengah 6 sore, ternyata api sudah besar,” terang Andri.

Alhasil, mereka pun tidak bisa berbuat apa-apa dan hanya menyaksikan motor-motor yang terbilang masih bagus-bagus itu hangus terbakar.

Andri dan kawan-kawannya pun menduga kalau motor mereka sengaja di bakar oleh OTD karena disekitar lokasi terdapat parang (golok) dan korek gas.

Selain itu, ada juga bekas-bekas sampah dan ranting yang diduga dijadikan sebagai pemantik api untuk membakar motor mereka.

“Kayaknya ranting dan sampah itu ditumpuk dekat motor kami, baru kemudian dibakar,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, pihaknya pun melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian setempat dan kini tujuh kerangka motor yang terdiri dari 2 motor jupiter MX, 1 motor vario, 3 motor jupiter Z dan 1 motor vega R.

“Sudah kami lapor dan dari polisi juga melakukan olah TKP. Sekarang lagi dicari pelakunya oleh tim buser,” pungkasnya. (Robie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *