Warga Dua Desa di Leparpongok Rebutan Daerah Perbatasan

0
Share

Bekawan.co.id, Bangka Selatan – Aktivitas pertambangan timah jenis tungau yang beroperasi di daerah perbatasan antara Desa Tanjunglabu dan Tanjungsangkar Kecamatan Leparpongok, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) nyaris menyebabkan konflik horizontal di masyarakat.

Pasalnya, kedua belah pihak klaim titik lokasi adanya aktivitas tambang timah itu berada di desanya masing-masing. Padahal, kawasan itu belum jelas masuk desa mana secara administrasi. Peristiwa konflik horizontal antara dua masyarakat ini terjadi pada Jumat (27/1) kemarin.

“Bukan ricuh, itu ada aktivitas tambang timah di atas tapal batas yang belum jelas, kedua masyarakat saling klaim antara warga. Tetapi dua kades ini sudah bertemu, mediasi, sesuai arahan saya,” ujar Kapolsek Leparpongok Ipda Ali Akbar seizin Kapolres Basel AKBP Joko Isnawan pada Senin (30/1) pagi.

Dirinya juga telah meminta kepada dua kepala desa agar bisa mengkondisikan masyarakatnya dan mengkosongkan area tersebut. Sebelum adanya titik terang daerah itu masuk di desa mana sesuai undang-undang yang berlaku. Rencananya, hari ini akan digelar rakor untuk membahas persoalan itu.

“Jadi hari ini jam dua kita fasilitasi gelar rakor di kantor camat untuk dilaporkan ke atasan bagaimana tindak lanjut kawasan perbatasan ini. Memang perlu ada kepastian dari pihak pemerintah untuk kejelasan tapal batas ini agar ke depan tidak berlarut-larut,” pinta Ipda Ali Akbar.(hanxiao)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *