BEKAWAN.CO.ID, PANGKALPINANG -Seorang ibu muda R (31) asal Bukit Merapin, Kota Pangkalpinang mengisahkan kelakuan suaminya, C (26) yang diduga selingkuh dengan wanita lain.
Diketahui, usia pernikahan mereka tersebut belum genap dua tahun.
Ibu muda tersebut juga cukup mengenal sosok wanita yang menjadi selingkuhan suaminya, karena masih ada hubungan saudara jauh, asal Pangkalpinang.
Di tengah dugaan perselingkuhan suaminya, R harus menerima kenyataan pahit.
Anaknya menderita gangguan tulang pada leher, sehingga harus rutin berobat ke rumah sakit.
“Bawa berobat ke Fisioterapi, karena tulang lehernya pendek, jadi susah tegak,” ungkap R seraya mengusap air matanya, Rabu (4/2/2026) malam.
Tak hanya itu, badai rumah tangganya semakin kencang saat suami mengancam akan menceraikannya.
Suaminya merupakan ASN di Pemkot Pangkalpinang, yang bekerja di salah satu dinas sebagai staf TI (Teknologi Informasi).
Meski hatinya sakit mau diceraikan, namun R berharap suaminya bertanggung jawab pada anak mereka.
Kebutuhan susu, popok, dan perlengkapan bayi lainnya tak sanggup dipenuhinya.
“Saya berhenti bekerja, sebelumnya sempat diberi Rp2,5 juta per bulan. Lalu berkurang, bulan ini dikirim Rp1,7 juta. Bagaimana tanggung jawabnya sebagai ayah,” ucap R sedih.
Dia mengaku beberapa bulan ini tak lagi tinggal serumah bersama suaminya.
R bersama anaknya, hidup di rumah kontrakan di kawasan Gabek, Kota Pangkalpinang.
Sementara, suaminya tinggal di sebuah perumahan di Desa Jeruk, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah.
Saat hatinya sedang kebingungan, terbersit keinginan untuk menemui Wali Kota Pangkalpinang atau atasan suaminya di dinas terkait.
“Saya hanya mau dia bertanggung jawab pada anaknya. Kalau tidak cinta lagi sama saya, tapi anak jangan ditinggalkan. Pada siapa saya minta tolong, kalau bukan suami saya yang harus menafkahi anaknya,” ungkap R dengan nada pasrah. (*)
















