BEKAWAN.CO.ID, BANGKA TENGAH – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bangka Tengah kerap mendapatkan keluhan hingga kritik pedas dari masyarakat, terutama orang tua siswa yang mengunggah potret menu makanan yang dianggap tidak sesuai harapan.
Dari informasi yang berhasil dihimpun oleh pihak Bekawan.co.id, terdapat MBG yang dibagikan oleh salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bangka Tengah dalam kondisi tidak baik, bahkan diduga tidak sesuai biaya yang seharusnya.
Tentunya potret menu yang tidak sesuai atau kondisi MBG yang dibagikan tidak layak, seharusnya menjadi catatan besar yang harus di evaluasi oleh pihak pengelola SPPG.
Mengenai kondisi tersebut, Bupati Bangka Tengah menyatakan secara tegas kepada pihak-pihak yang pengelola SPPG di Bangka Tengah, jika ada yang nakal maka operasional mitra tersebut akan ditutup.
“Jika memang benar laporan yang kami diterima, maka ada sanksi dari kami, bisa jadi akan kami tutup,” tegas orang nomor 1 di Bangka Tengah tersebut.
Algafry sampaikan, jika ada kejadian yang dirasa tidak sesuai, masyarakat boleh langsung melapor kepada pihaknya, pihaknya punya satgas yang siap untuk ditindak lanjuti.
“Kami punya satgas, jadi silahkan bisa melaporkan kepada kami, jika memang pelayanan penyedia MBG itu tidak sesuai,” terangnya.
Ia berharap, para mitra harus sadar bahwa di setiap MBG yang mereka sajikan, terdapat harapan besar masyarakat khususnya di Kabupaten Bangka Tengah. (Robi)
















