Example floating
Example floating
    Bangka Tengah

    ‎Pertamax Melonjak, Antrean Pertalite di SPBU Berok Mengular

    ×

    ‎Pertamax Melonjak, Antrean Pertalite di SPBU Berok Mengular

    Sebarkan artikel ini
    Example 468x60

    BEKAWAN.CO.ID, KOBA – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax yang terjadi sejak 10 Juni 2026 mulai berdampak terhadap pola konsumsi masyarakat di Kabupaten Bangka Tengah. Sejumlah pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat mengaku mulai beralih menggunakan Pertalite karena harga Pertamax dinilai semakin memberatkan.

    ‎PT Pertamina resmi menaikkan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.650 per liter di sejumlah wilayah Indonesia. Kenaikan tersebut mencapai  Rp4.350 per liter dan memicu keluhan dari masyarakat pengguna BBM nonsubsidi.

    Example 300x600

    ‎Pantauan di beberapa SPBU di wilayah Koba dan sekitarnya, antrean kendaraan pengisi Pertalite terlihat ramai. Banyak pengguna kendaraan yang sebelumnya rutin menggunakan Pertamax kini memilih beralih ke BBM subsidi demi menghemat pengeluaran harian.

    ‎Salah satu warga Arung Dalam, Regina (27), mengaku terpaksa mengganti penggunaan BBM kendaraannya dari Pertamax ke Pertalite karena selisih harga yang cukup jauh.

    ‎“Biasanya saya selalu isi Pertamax karena lebih nyaman di mesin. Tapi sekarang harganya terlalu tinggi, apalagi dipakai kerja setiap hari. Mau tidak mau beralih ke Pertalite supaya pengeluaran tidak membengkak,” ujarnya, Sabtu (13/6/2026).

    ‎Hal serupa juga disampaikan Odi, seorang pengguna mobil di Bangka Tengah. Ia mengaku kenaikan harga Pertamax cukup terasa bagi masyarakat dengan penghasilan tetap.

    ‎“Kalau isi full tank sekarang beda jauh biayanya. Dalam seminggu bisa tambah ratusan ribu pengeluaran. Jadi sementara pindah dulu ke Pertalite,” katanya.

    ‎Salah satu pegawai SPBU Berok juga mengungkapkan pembeli pertamax saat ini sangat menurun.

    ‎Meski demikian, kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran baru di tengah masyarakat, terutama meningkatnya antrean kendaraan di SPBU untuk mendapatkan Pertalite. Beberapa warga berharap pemerintah dapat menjaga stabilitas harga BBM agar tidak semakin membebani kebutuhan masyarakat sehari-hari.

    ‎Para pengguna lainnya juga menilai kenaikan BBM nonsubsidi berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat, terutama pada sektor transportasi dan kebutuhan harian lainnya.  (Robie)

    Example 120x600
  • panengg
  • https://beras11.club/