Adet Mastur Reses ke Dewi Perlang, Warga Minta Ada Pelebaran Jalan

0
Share

BEKAWAN.CO.ID, LUBUK BESAR – Adet Mastur Reses, warga Desa Wisata (Dewi) Perlang minta Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung lakukan segera pelebaran jalan.

Ketua BPD Perlang, Saihu menyeruhkan bahwa minimnya perhatian Pemerintah Provinsi Bangka Belitung terhadap pengembangan Dewi Perlang, mulai dari pembangunan jalan hingga pengembangan kepariwisataan Desa Perlang.

“Lihatlah jalan kami pak Adet, kami malu karena menerima penghargaan Desa Wisata dari Kementrian Pariwisata dan Kreatif tahun 2022 tapi infrastruktur jalannya sempit berlubang ditambah siring yang roboh serta kumuh,” ujar Saihu, Jum’at (19/05/2023) kepada Adet Mastur dalam Resesnya.

Saihu berharap, Adet Mastur selaku ketua Komisi III DPRD Provinsi Babel ini dapat menyampaikan aspirasi masyarakat Desa Perlang, sehingga penobatan Desa Wisata ini diimbangi dengan pembangunan yang prioritas.

“Dengan adanya perbaikan jalan milik Provinsi Babel, kami yakin wisatawan tidak mengeluh masalah jalan lagi. Meningkatnya kunjungan wisata, kita harapkan perekonomian warga sekitar juga meningkat,” ungkapnya.

Selain jalan, ia juga menyebut Desa Perlang masih minim penerangan lampu jalan. Adapun lampu jalan yang baru di pasang, saat ini ada yang rusak.

“Lampu jalan juga kurang pak, mohon di sampaikan juga kepada Dinas terkaitnya,” ulas Saihu.

Adet Mastur kepada warga Dewi Perlang menyebut kedatangannya hari ini untuk menyerap aspirasi warga. Apapun yang di sampaikan hari ini akan ia tampung, lalu meminta dinas terkait segera turun kelapangan.

“Setelah ini, kami akan minta dinas terkait turun kelapangan. Lakukan survey, catat kebutuhan warga lalu dianggarkan melalui APBD Provinsi Babel,” kata Adet.

Masalah Jalan, Adet menyebut meminta dukungan warga Dewi Perlang agar segera dilakukannya pelebaran jalan yang membutuhkan tanah dengan lebar 14 meter.

“Dalam kegiatan pelebaran jalan, tidak ada ganti rugi ataupun ganti untung. Kalau warga yang terdampak pelebaran jalan setuju atau tidak keberatan, maka 2024 segera kita anggarkan pelebaran jalan di Dewi Perlang,” tegas Adet.

“Kami tidak mau mendengar ada yang keberatan dengan pelebaran jalan. Kalau ada yang keberatan, konsekuensinya dialihkan ke Desa lain,” timpalnya.

Selain membidangi Dinas PUPR, Komisi III juga membidangi Dinas Perhubungan. Maka dari itu, ia juga akan sampaikan masalah minimnya penerangan jalan di Dewi Perlang. Kemudian potensi pelabuhan Nelayan hingga pengerukan alur sungai.

“Penerangan jalan memang harus di perhatikan,” kata Adet.

Masalah pertambangan, Adet menyampaikan bahwa Komisinya juga membidangi hal itu. Saat ini Dewi Perlang memiliki Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), silakan manfaatkan itu hingga dapat memulihkan perekonomian rakyat melalui penambangan yang legal.

“Manfaatkanlah WPR ini,” tegas Adet.

Setelah menjawab pertanyaan warga, Adet mengimbau kepada warga agar dapat menyampaikan aspirasinya, jangan takut. Ia akan menampung semua aspirasi ini, lalu menyampaikan ke Dinas terkait agar segera di tindaklanjuti.

“Kita harus peduli dengan lingkungan sekitar, sehingga realisasi APBD Provinsi Babel ini tepat sasaran,” pungkas Politisi PDI P ini.

Warga Perlang, Jon meminta Dinas terkait segera turun ke jalan, terutama PUPR Provinsi Babel.

“Masak tidak tahu jalan di Dewi Perlang ini sempit, siringnya banyak yang roboh hingga air menggerus jalan dan terkesan kumuh,” ujar Jon.

Kepala Dewi Perlang, Yani Basaroni mengucapkan terimakasih kepada Adet Mastur yang telah mendengarkan langsung aspirasi warganya.

“Mudah-mudahan reses Pak Adet Mastur membuahkan hasil yang baik untuk Dewi Perlang kedepan,” harapnya. (BKW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *