Cara Pemdes Airbara Selesaikan Sengketa Lahan Antar Warganya, Ini Kata Muklis

0
Share

Bekawan.co.id, Bangka Selatan – Konflik sengketa lahan di wilayah Pemerintah Desa Airbara, Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kembali terjadi. Kali ini, konflik sengketa lahan tersebut terjadi antara dua warga lokal, Rabu (11/1/2023).

Beruntung, konflik sengketa lahan itu dapat diselesaikan dan kedua belah pihak sepakat berdamai. Hal ini disampaikan langsung oleh Kades Airbara Muklis Insan saat dikonfirmasi pada Selasa (10/11/2023) petang. Dia membenarkan bahwa konflik lahan antar warga itu telah diselesaikan.

“Jadi ceritanya seminggu yang lalu kita mendapatkan laporan dari warga sebut saja A yang melaporkan bahwa lahan miliknya diduga telah digarap oleh warga kita juga sebut saja B. Datang lah si A ini dan mengadukan persoalan ini ke kantor desa, memang lahan A dan B ini bersebelahan,” ungkap Muklis.

Setelah menerima laporan itu, Pemdes Airbara langsung mengerahkan tim internal desa penyelesaian konflik guna melakukan penyelidikan. Awalnya, dengan meninjau lokasi yang terjadi sengketa serta menggali informasi terkait lahan dan administrasi kepemilikan lahan dari dua belah pihak.

“Biasanya kami memang seperti itu, tak serta-merta langsung memutuskan. Kembali ke cerita awal tadi, setelah kita mendapatkan informasi secara detail di lapangan, si A dan B ini kami panggil ke kantor untuk mendengarkan masing-masing pendapat, klarifikasi dan informasi tambahan,” bebernya.

“Kita dengarkan dan catat tiap jawaban yang disampaikan mereka, asal muasal lahan itu seperti apa, luasan berapa dan belinya dari mana. Alhamdulillah setelah masing-masing pihak memberi penyampaian dan hasil penelusuran tim internal, empat sampai lima hari sebelumnya persoalan ini bisa selesai,” ujarnya.

Keputusan yang telah ditetapkan, sebut Muklis masing-masing diterima kedua belah pihak. Pasalnya, tahap akhir keputusan tersebut ditetapkan di lokasi lahan yang bersengketa bersama para pemilik lahan, jajaran Pemdes Airbara dan Polsek Airgegas melalui anggota Bhabinkamtibmas di desa tersebut.

Sekadar diketahui, Sejak memimpin Desa Airbara, Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pada tahun 2019 lalu, Muklis Insan telah melakukan sejumlah gebrakan dan terobosan inovatif untuk menjadikan desanya yang lebih baik.

Salah satu yang terbaik dan paling baik digagas oleh Muklis ialah penyelesaian konflik di tingkat desa. Konflik sosial di masyarakat sudah biasa diterimanya, terkadang seperti makanan sehari-hari. Mulai dari persoalan sengketa tanah, konflik pernikahan, perselisihan antar masyarakat dan beragam hal lainnya.

Tentunya, sebagai Kepala Desa, Muklis selalu berupaya untuk turut andil setiap persoalan tersebut. Jalan tengah selalu ia utamakan sehingga tidak adanya seorang pun yang merasa dirugikan. Saat dikonfirmasi, Muklis menceritakan bagaimana ia selalu berada di seluruh persoalan itu dan coba menyelesaikan.

“Mungkin lebih pada pelayanan hukum ya, seluruh apa yang saya lakukan pada saat dipercayakan masyarakat untuk memimpin Desa Airbara. Sudah sering sekali kita menengahi setiap persoalan di masyarakat. Seperti sengketa tanah, perkawinan, perselisihan antar warga, antar keluarga dan lainnya,” katanya.(dev)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *