BEKAWAN.CO.ID, KOBA – Ketua DPRD Bangka Tengah, Batianus menyoroti tingginya angka anak putus sekolah di Desa Batu Belubang, Kecamatan Pangkalan Baru, saat melakukan kegiatan reses dan penyerapan aspirasi masyarakat.
Persoalan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Desa Batu Belubang kepada DPRD Bangka Tengah dan dinilai perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan.
“Ini disampaikan langsung oleh Kades Batu Belubang terkait banyaknya anak-anak yang putus sekolah. Tentu perlu diskusi dengan Dinas Pendidikan agar ada edukasi dan sosialisasi kepada anak-anak tersebut,” ujar Batianus, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, salah satu faktor yang menyebabkan anak-anak putus sekolah karena lingkungan tempat tinggal mereka berada di kawasan aktivitas penambangan.
“Rata-rata hidup di kawasan penambangan. Selain menjadi wilayah tangkapan nelayan, sebagian masyarakat juga ikut dalam aktivitas tambang,” ungkapnya.
Batianus menegaskan, anak-anak di bawah umur seharusnya tetap fokus mengenyam pendidikan dan tidak terlibat dalam aktivitas pertambangan.
“Kami ingatkan sekali lagi, anak-anak di bawah umur tidak boleh ikut dalam penambangan secara aktif. Anak-anak harus sekolah dan mendapatkan pendidikan yang layak untuk masa depan mereka,” tuturnya.
Ia berharap pemerintah daerah bersama pihak sekolah, orang tua, dan pemerintah desa dapat bersama-sama melakukan pendekatan persuasif agar anak-anak yang putus sekolah bisa kembali melanjutkan pendidikan.





















