Laka Tambang Ilegal di Jongkong Belum Ada Kepastian Tersangkanya, Ini Kata Kapolres!!!

0
Share

BEKAWAN.CO.ID, BANGKA TENGAH – Laka tambang yang melibatkan seorang pekerja tambang tewas usai tertimbun tanah di areal eks PT Kobatin Jongkong 12, Desa Nibung, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, pada Minggu (30/10/2023) diduga belum ada kepastian hukum yang diberikan.

Diketahui, kecelakaan tambang di areal eks PT Kobatin Jongkong 12 tersebut menimpa tiga orang pekerja tambang, 1 orang meninggal dunia dan 2 orang luka-luka. 

Korban kecelakaan tambang timah ilegal tersebut ialah Tamrin dan Joko, yang saat itu mendapatkan perawatan intensif di RSUD Abu Hanifah, Koba, Bangka Tengah.

Sementara, satu korban lagi Heriyanto, yang nyawanya tak tertolong dan ditemukan tewas setelah petugas melakukan pencarian kurang lebih selama enam jam.

Selain itu, alat berat yang terlibat dalam laka tambang ilegal tersebut juga diduga masih belum ditahan oleh pihak Polres Bangka Tengah.

Dari kejadian tersebut Pihak Polres Bateng, masih belum menunjukkan tanda-tanda tersangkanya terkait kecelakaan tambang tersebut.

Saat dikonfirmasi pihak Bekawan.co.id pada Senin (20/11/2023) siang, Kapolres Bangka Tengah AKBP. Dwi Budi Murtiono masih mengkroscek kembali ke Kasat Reskrim Polres Bangka Tengah.

“Saya cek dulu ke Kasat Reskrim perkembangan penanganan kasusnya,” ungkapnya melalui Pesan via WhatsApp. * 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *