Mayoritas Masyarakat Pongok Usulkan Adanya Pendirian Kantor TNI/Polri

0
Share

Bekawan.co.id, Bangka Selatan – Salah seorang tokoh masyarakat asal Desa Pongok Kecamatan Kepulauan Pongok Kabupaten Bangka Selatan (Basel) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bernama Kamaluddin sangat berharap adanya Pos TNI/Polri di desa ini untuk menjaga keamanan wilayah.

Hal ini dikatakan lelaki yang akrab Pak Muk itu dalam kegiatan program Jumat Curhat yang digelar Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Leparpongok Ipda Ali Akbar pada Jumat (10/2) kemarin. Tidak hanya dari Pak Muk saja, namun usulan adanya pendirian kantor TNI/Polri itu juga diharapkan warga lainnya.

“Dari program jumat curhat yang kami gelar di Desa Pongok kemarin, ada sejumlah usulan seputar pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat atau harkamtibmas. Salah satunya Pak Muk,” ujar Kapolsek Leparpongok Ipda Ali Akbar seizin Kapolres Basel AKBP Joko Isnawan, Sabtu (11/2).

“Pak Muk mengharapkan adanya pos di desanya, baik TNI dan Polri mengingat Kepulauan Pongok ini adalah wilayah dengan teritorial di tengah laut sangat rawan banyaknya orang masuk dari luar. Maka dari itu pos ini salah satu wujud memberikan perlindungan untuk masyarakat Pongok,” tambahnya.

Harapan pendirian pos tadi, khususnya Kepolisian Subsektor (Polsubsektor) juga ada dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Ketua BPD Pongok menilai di wilayah laut sangat banyak dugaan pelanggaran namun untuk melaporkan jarak dengan kantor kepolisian sangat jauh daei Desa Pongok.

“Usulan yang kita tampung berikutnya ada dari pemuda yaitu mereka sebagai masyarakat nelayan meminta pencerahan terkait aturan saat bekerja di laut baik nelayan Pongok atau pun dari luar. Dan terakhir dari toko agama berharap kepada anggota TNI dan Polri datang jangan hanya sehari,” katanya.

“Jadi mereka minta kalau ke Pongok itu datang sehari jangan langsung pulang, tetapi sedikit berbuat untuk warga di sana. Kemudian usulan dan aspirasi ini saya jawab dengan poin-poin seperti bahwa memang benar untuk personel kami jarang ada di Pongok karena jarak dan kendaraan transportasi,” katanya.

Kemudian terkait permintaan ada polisi di Pongok pihaknya akan segera melaporkan ke atasan perkembangan dan kebutuhan masyarakat. Ipda Ali Akbar juga menegaskan pada program jumat curhat itu apabila ada personel terlibat kegiatan pelanggaran diminta untuk segera melaporkan kepadanya.

“Contoh misalnya ada personel kita ini bekingi kegiatan melanggar hukum seperti perjudian atau penyalahgunaan narkoba tolong segera laporkan kami akan memberikan tindakan tegas. Jadi kurang lebih seperti itu aspirasi warga langsung kita jawab, apa yang bisa kita bantu langsung kita eksekusi,” ujarnya.

“Kemudian jika itu bukan kewenangan kita, kita koordinasikan ke pihak terkait. Alhamdulillah kegiatan ini berjalan lancar kemarin juga saya sampaikan jika kita ada layanan call center agar masyarakat dapat memberikan laporan terkait situasi kamtibmas untuk segara ditindaklanjuti,” pungkasnya.(hanxiao)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *