BEKAWAN.CO.ID, BANGKA TENGAH – Komitmen dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah kembali diwujudkan melalui penyerahan Gedung Posyandu Sakura di Kecamatan Koba. Fasilitas kesehatan yang dibangun melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Mitra Stania Bemban dan PT Mitra Stania Kemingking itu resmi diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (15/7/2026).
Peresmian sekaligus serah terima gedung tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu, balita, dan lanjut usia (lansia) di wilayah Kecamatan Koba.
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, mengapresiasi kontribusi perusahaan yang telah mengalokasikan dana sekitar Rp354 juta untuk pembangunan Posyandu Sakura. Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
”Tadi saya mendengar nilai pembangunan gedung Posyandu ini kurang lebih sebesar Rp354 juta. Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada PT Mitra Stania Bemban dan PT Mitra Stania Kemingking. Posyandu ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Koba dan sekitarnya,” ujar Algafry.
Ia menegaskan, fungsi Posyandu saat ini tidak lagi sebatas pelayanan kesehatan ibu dan balita, tetapi juga menjadi pusat pelayanan kesehatan bagi masyarakat lanjut usia.
”Banyak manfaat dari dibangunnya Posyandu ini. Tidak hanya untuk bayi dan balita, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh para lansia. InsyaAllah Kecamatan Koba bersama Dinas Kesehatan akan memberikan dukungan penuh terhadap fasilitas maupun kebutuhan operasional Posyandu ini,” tambahnya.
Sementara itu, Manager Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Arsari Tambang, Suyudi, mengatakan penyerahan gedung tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bangka Tengah.
”Alhamdulillah, hari ini kami telah menyerahkan Gedung Posyandu Sakura kepada Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah yang selanjutnya akan dikelola oleh Kecamatan Koba. Setelah proses serah terima ini, pengelolaan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah,” jelas Suyudi.
Tak hanya membangun Posyandu, Arsari Tambang juga menggelontorkan berbagai program pemberdayaan masyarakat sepanjang tahun 2026 dengan total anggaran mencapai Rp2.537.806.489.
Program tersebut mencakup pembangunan delapan unit Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) yang tersebar di Desa Lubuk Besar, Lubuk Lingkuk, Kerantai, Penyak, Belilik, Namang, serta Kelurahan Berok.
Di sektor ketahanan pangan, perusahaan juga menyalurkan bantuan untuk pengembangan pertanian, perikanan, dan peternakan di Desa Lubuk Besar, Belilik, Kurau Barat, serta Kelurahan Padang Mulia.
Selain itu, Arsari Tambang membangun dua unit rumah benih (nursery) di Kecamatan Pangkalanbaru dan Lubuk Besar, serta mendirikan gudang produksi gabah padi di Dusun Pangkal Raya, Kecamatan Sungai Selan.
Melalui berbagai program PPM tersebut, Arsari Tambang berharap sinergi antara perusahaan dan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah terus terjalin guna mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, mulai dari sektor kesehatan, perumahan, hingga ketahanan pangan.
Dengan hadirnya Posyandu Sakura, masyarakat Kecamatan Koba kini memiliki fasilitas kesehatan yang lebih representatif, sekaligus menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas. *


















