Sejumlah Titik dari Airbara-Sadai Dibangun Proyek Ini

0
Share

Bekawan.co.id, Bangka Selatan – Selain mendapatkan alokasi anggaran untuk membangun pedestrian sepanjang 800 meter dari Simpang Nanas ke Simpang Kejaksaan Negeri (Kejari), Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Basel) mendapat dana alokasi khusus (DAK) fisik dari Desa Airbara menuju Sadai.

Hal ini dikatakan langsung oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan (Dinas PUPRP) Basel Achmad Ansyori seizin Bupati Riza Herdavid pada Rabu (18/1) siang saat dimintai konfirmasi awak media. Dia mengatakan DAK fisik yang diterima meliputi sejumlah item.

“Jadi memang kita dapat DAK fisik dari pusat, proyek kontrak tahun jamak atau multi years contract atau MYC dari Desa Airbara menuju Sadai sebenarnya ini satu kesatuan dengan kegiatan dari Desa Namang. Jadi kalau untuk Basel, memang dimulai dari Airbara sampai Sadai, meliputi beberapa item,” ujarnya.

Adapun proyek kontrak tahun jamak ini selain pedestrian Simpang Nanas ke Simpang Kejari meliputi perbaikan jalan bergelombang yang ada di Desa Bikang, Kecamatan Toboali. Kata pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Babel jalan Desa Bikang itu akan ditingkatkan dengan teknologi.

“Jadi untuk mencegah jalan itu agar tak amblas atau turun lagi permukaannya, kata orang BPJN akan menggunakan teknologi busa semen ringan. Mungkin setelah ini jalan itu tidak turun lagi dan lebih stabil, insya allah tahun ini jalan karena sudah tanda tangan kontrak kemarin,” ujar kepala Dinas PU Ansyori.

“Sudah kontrak di pusat dan satu PPK untuk kegiatan ini ruas koridor waktu tempuh dari Namang ke Sadai dengan nilai kontrak 119 miliar lebih. Kita jadi mengawal yang Basel, misal bebaskan lahan, dan itemnya selain pedestrian, ada juga jalan Bikang tadi yang masuk ke pekerjaan berat,” kata Ansyori.

Dikatakan Ansyori, peningkatan jalan di Desa Bikang dan pembangunan pedestrian tadi masuk dalam pekerjaan berat. Satunya lagi adalah rehabilitasi jalan di sejumlah titik Airbara ke Sadai. Seperti yang sudah dilaksanakan aspal jalan yang berada di Desa Gadung menuju Simpang Nanas Toboali.

“Itu masuk item proyek itu juga karena dari nilai 119 miliar tadi, proyek tahun jamak ini terdiri di tiga mata anggaran. Tahun 2022 kemarin sebesar 12 miliar lebih, 2023 sebesar 41 miliar lebih dan 2024 capai 65 miliar lebih. Makanya di akhir tahun kemarin pengaspalan jalan Gadung mulai dilaksanakan,” bebernya.

“Karena memang kontraknya telah dari bulan Oktober 2022 kemarin, langsung jalan, karena tahun jamak tadi. Intinya macam-macam kegiatan yang masuk program nasional di kita. Ada rehab jalan, penambahan bahu jalan, ada pekerjaan minor, ada mayor, tambal jalan, termasuk jalan di Sadai,” ujarnya.(Hanxiao)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *