Setelah Pekerja, Giliran Karyawan PT Timah Pusat akan Diperiksa Polisi

0
Share

Bekawan.co.id, Bangka Selatan – Belasan pekerja tambang yang berada di Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk di Dusun Tambang 10 Desa Rindik, Kecamatan Toboali sebagai tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan tambang dan sebabkan menewaskan dua orang diperiksa penyidik.

Pemeriksaan yang dilakukan di kantor Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Basel pada Selasa (24/1) kemarin itu berlangsung sekitar tujuh jam. Dan dimulai dari jam 09.00-16.00 WIB. Seperti disebutkan Kasatreskrim AKP Chandra Satria Adi Pradana pada Rabu (24/1) petang.

“Ada sekitar sebelas orang pekerja dan didampingi seorang PH yang diperiksa kemarin. Kita pastikan apakah mereka semua ada pada saat kejadian perkara dan benar. Kemudian memang mereka juga bekerja di bawah PT Timah Tbk di lokasi IUP itu dan diberi upah harian dari PT Timah,” ungkap AKP Chandra.

Setelah ini kata Chandra pihaknya akan kembali memanggil tiga karyawan PT Timah Tbk pusat untuk dimintai keterangan terkait penjabaran kerja, jabatan, dan tanggung jawab pekerja (Job Description). Namun demikian, pada pekan ini pihaknya terlebih dulu mengirimkan surat pemanggilan.

“Ya pekan ini kita akan jadwalkan untuk kirimkan surat undangan pemanggilan kepada tiga karyawan PT Timah pusat berkaitan dengan job description kalau tidak ada perubahan. Kami rasa dari PT Timah kooperatif dan menerima undangan kami untuk memberikan sejumlah keterangan,” sebut Chandra.(hanxiao)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *