Siring Ruas Jalan Desa Jelutung Rusak Parah, Pagar dan Dinding Rumah Warga Amblas

0

Kondisi siring ruas jalan pemukiman warga Desa Jelutung, Pagar beserta dindingnya milik warga rusak parah

Share

BEKAWAN.CO.ID, BANGKA TENGAH – Siring ruas jalan padat penduduk Desa Jelutung, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah alami rusak parah.

Bahkan dinding pagar milik rumah warga sekitar sudah amblas, usai diguyur hujan deras beberapa hari terakhir ini.

Ketua RT 05, Rico mengatakan bahwa kondisi siring saat ini kondisinya sudah cukup parah, bahkan sudah memakan bahu jalan.

“Kondisi saat ini, memang sudah semakin parah karena salah satu pagar rumah warga kita juga sudah rusak, tidak bisa digunakan lagi,” ucapnya kepada pihak Bekawan.co.id, pada Jumat (30/6/2023).

Tidak hanya itu, ia juga mengatakan kondisi siring yang ada dibawah yang menghubungkan dengan jembatan sudah amblas.

“Yang dibawah sana juga sudah amblas lumayan dalam, bahkan sudah ada beberapa korban disana, ada mobil nyungsep juga” terang Ketua RT tersebut.

Kondisi siring jembatan saat ini, yang sudah ada timbulkan korban

Ia juga sudah menyampaikan kondisi siring yang cukup parah ini ke pemerintah desa sudah beberapa kali namun belum ada tindak lanjut.

“Saya sudah menyampaikan hal ini untuk diajukan perbaikan, karena kalau ini belum diperbaiki juga lama kelamaan akan semakin parah,” ucapnya.

Rico berharap, segera ada perbaikan siring ini dari pihak pemerintah.

“Mudah-mudahan bisa dilakukan perbaikan segera mungkin, kita ga mau kondisi ini semakin parah dan berdampak bagi banyak orang,” imbuhnya penuh harap.

Sementara itu, Kepala Desa Jelutung, Syahril saat dihubungi pihak Bekawan.co.id, mengatakan pihaknya sudah mengajukan sejak awal tahun kemarin.

“Terkait permasalahan kondisi tersebut sudah kami ajukan ke dinas terkait untuk dilakukan perbaikan, karena kondisinya juga sudah memprihatinkan,” ucapnya.

Ia pun berharap, kondisi tersebut segera ada tindak lanjut dari Dinas PU Bangka Tengah.

“Mudah-mudahan segera ada perbaikan, karena masalah ini sudah banyak masyarakat yang ngeluh,” jelas Syahril.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *