Tidak Ada Lagi UKM Berjualan di Trotoar Simpang 5 Toboali

0
Share

Bekawan.co.id, Bangka Selatan – Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop dan UKM) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) meminta tidak ada lagi aktivitas pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sepanjang jalan kawasan Simpang 5 Toboali.

Pasalnya, kawasan tersebut pada saat ini sudah ditata sedemikian baik dengan bangunan lanskap pedestrian, trotoar dan lainnya. Sebagai gantinya, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan berjualan di kawasan Food Plaza, tidak jauh dari Simpang 5 Kota Toboali, persis di belakang Balai Wisata Basel.

“Jadi memang walaupun bulan puasa, pelaku UKM sudah tak boleh lagi jualan di sana, begitu juga sehari-hari karena kita sudah siapkan tempat, Food Plaza ini sebagai pusat berjualan bagi pelaku UKM,” ujar Bupati Basel Riza Herdavid melalui Kepala Disperindagkop dan UKM Toni Pratama, Minggu (15/1).

Dengan adanya lokasi yang dibangun pihak ketiga atau swasta ini, kata Toni tinggal bagaimana pemerintah daerah membantu mempromosikan agar dilirik pedagang dan masyarakat mau datang ke sana. Pasalnya, lokasinya juga cukup strategis, tak jauh dari Simpang 5 dan Pantai Laut Nek Aji Toboali.

“Kalau mau jualan di sini, mumpung itu masih ada lapak silahkan, karena hasil kesepakatan kami dengan pihak ketiga setiap pekan diusahakan ada acara agar tempat ini semakin dikenal, meski kecil-kecilan. Sehingga pelaku UKM akan terdampak dengan adanya acara, orang akan mau belanja,” tambahnya.

Ia memastikan, Food Plaza ini memang dibangun sebagai tempat resmi untuk berjualan setelah kawasan Simpang 5 mulai ditata yang menjadi salah satu dari program unggulan pemerintah. Di kawasan Food Plaza inilah lokasi resmi pusat berdagang bagi pelaku UKM dengan puluhan lapak di dalamnya.

“Jadi di sisi kanan Food Plaza ini sudah disiapkan memang untuk bagi pelaku UKM berjualan, ada sekitar 30 lapak. Di sisi kiri, ini akan menjadi lapak untuk sponsor yang mau mengadakan acara, siapapun boleh yang mau bikin acara, entah perusahaan atau perorangan dan tinggal diatur saja waktunya,” sebutnya.

Untuk itu dirinya mengajak para pelaku UKM dapat memanfaatkan lokasi lapak yang masih kosong untuk menjajakan dagangannya di sini. Pasalnya Pemkab Basel akan terus berupaya mendorong para sponsor untuk menggelar acara rutin dan berefek peningkatan ekonomi bagi pelaku UKM itu sendiri.(Hanxiao)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *